|

Tak Bayar Hutang, Imran Yakub di Somasi

Bukti Somasi,Atas Pinjaman Kadikbud Malut, Imran Yakub. 


TERNATE,BRN - Rupanya kasus yang menimpa kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadikbud) Malut, Imran Yakub tidak terhenti pada dugaan penyalahgunaan Dana Bantuan Oprasional Sekolah (Bos) senilai Rp 22 miliar, dan dugaan pemotongan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2017, akan tetapi muncul lagi kasus baru Imran yang diperhadapkan dengan pinjaman kepada Merrie Soputan Istri dari almarhum Charles Theindres, senilai Rp 950 juta yang kini tak kunjung di kembalikan.

Pada prinsipnya kami selaku kuasa hukum Merrie Soputan istri dr almarhum Charles Theindres sudah melayangkan somasi/teguran hukum kepada bapak Imran Yakub selaku kepala dinas pendidikan provinsi maluku Utara.” Tadi siang kami sudah layangkan ke Kantor Dikbud di Sofifi”.

Somasi tersebut dengan tujuan mengembalikan atau melunasi pinjaman uang senilai Rp 950 juta yang di pinjamkan ke Imran Yakub atas nama kepala Dikbud Malut. “ Somasi kami intix adalah agar bapak imran jakub segera melunasi utang kepada klein kami yang mana dlm surat pernyataan kepala dinas tersebut telah menyatakan akan melakukan pengembalian uang yang telah di ambil oleh bapak Imran Yakub. Ungkap Kuasa Hukum Merrie Soputan, Roslan SH kepada redaksi Brindonews.com via WhatsApp Selasa (11/11).


Kuasa Hukum  Merrie Soputan, Roslan SH
Menurutnya kasus pinjaman ini pernah di janjikan dengan proyek sebagai pengganti  yang dipinjam, akan tetapi selama ini tidak pernah direalisasi. Intinya kami menginginkan Imran Yakub untuk mengembalikan uang kilen kami. Atas nama kuasa hukum memberikan waktu kepada Kadikbud Malut Imran selama 7 hari untuk melunasi hutang tersebut.

Kata dia, total pinjaman berdasarkan surat pernyataan tanggal 4 september 2018 itu senilai Rp 950 juta rupiah. “ Iya ini jelas penipuan dan bisa juga kategori penggelapan, melanggar pasal 372 KUHP dan 378 KUHP.” Klien kami merasa ditipu oleh Imran Yakub”.

Sementara kadikbud Malut, Imran Yakub saat konfirmasi via handphone, Selasa (13/11) dengan contak person, 08524359XXXX (tim/red)




Komentar

Berita Terkini