|

Sahrin Hamid: Pilgub Telah Selesai, AGK-YA Bakal di Lantik Jadi Guberbur Malut

Sahrin Hamid

TERNATE, BRN - Keluarnya surat penolakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Maluku Utara atas rekomendasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mengenai diskualifikasi paslon nomor urut tiga, Abdul Gani Kasuba dan M Al Yasin Ali (AGK-YA) pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur 2018 menandakan kontestasi politik khususnya Pilgub bisa di bilang telah selesai.  

Surat penolakan tertanggal 8 November 2018 yang tertuang dalam dokumen PAPPTL-2 nomor 214/PY.03.1-BA/82Prov/XI/2018 tentang tindak lanjut rekomendasi Bawaslu Malut terhadap dugaan pelanggaran administrasi pemilihan itu sekaligus menjawab tuduhan kubu “seteru”  yakni AHM-Rivai yang menduga izin pergantian pejabat di lingkungan Pemprov Malut tersebut bodong.

Ketua Tim Relawan AGK-YA, Sahrin Hamid mengatakan, meskipun Mahkamah Konstitusi (MK) belum memutuskan secara resmi dalam sidang putusan, namun adanya surat tersebut telah menjawab fakta persidangan MK pada 5 November kemarin.

“ Dengan keluarnya surat dari KPU Malut, berakhir sudah Pilgub Malut dan AGK-YA keluar sebagai pemenang Pilgub,” kata Sahrin, Kamis (8/11) malam tadi.  

Adanya surat KPU Malut ini mengantarkan AGK-YA menjadi gubernur dan wakil gubernur periode 2019-2025. Atas hasil ini, dia menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Malut dimana telah mengikuti proses pilkada yang aman dan damai. Ucapan terima serupa dialamatkan kepada pihak penyelenggara dan pihak aparat keamanan.

“ Saya mewakili Tim AGK-YA sangat berterima kasih kepada masyarakat Malut. Dengan ini Pilgub Malut 2018 telah selesai dan AGK-YA akan di lantik menjadi gubernur,” katanya. (Shl/red)
Komentar

Berita Terkini