|

Polres Morotai Beri (ruang) Dugaan Penistaan Agama Benny


Kapolres Morotai: “Lapor saja, pasti akan di tindaklanjut sesuai prosedur”

Kapolres Morotai, AKBP Mikail Sitanggang
MOROTAI, BRN - Beredarnya isu liar dugaan penistaan agama yang di alamatkan kepada Benny Laos sepekan ini mendapat “ruang”  dari Kapolres Morotai, AKBP Mikail Sitanggang.

Orang nomor satu di jajaran Polres Morotai ini menyilahkan dan meminta kepada pihak yang merasa dirugikan agar dapat melaporkan secara resmi ke penegak hukum. “ Laporkan saja dan dipastikan akan ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku,” ucap Kapolres, Jumat (30/11).

Menurut Kapolres, jika isu penistaan agama ini dibiarkan, dikuatirkan bakal di manfaatkan oleh oknum tertentu dan kemudian di sebarluaskan. Hal seperti ini di kuatirkan bakal menganggu stabilitas keamanan terutama umat beragama.

Kapolres bilang, sejauh ini belum ada satu pun orang/pihak atau lembaga/intansi melaporkan kasus dugaan penistaan agama. Padahal, pihaknya sudah menunggu agar isu tersebut dilaporkan sehingga ditangani pihak kepolisian.

“ Jadi, oknum atau lembaga yang merasa dirugikan dengan isu tersebut laporkan ke polisi biarlah polisi yang menanganinya,” kata Kapolres.

Perlu diketahui, mencuatnya isu penistaan agama sepekan terakhir ini semenjak aparatur sipil negara (ASN) lingkup Pemkab Morotai dan masyarakat mendesak Benny Laos turun dari kursi bupati karena dinilai tidak pro rakyat. Pernyataan Benny Laos yang menyebut “bakal membubarkan sejumlah gereja di Morotai” pada tahun 2017 lalu di nilai menyinggung perasaan umat Kristen. Alasan Benny membubarkan gereja karena hanya menguras anggaran daerah. (Fix/red)
Komentar

Berita Terkini