|

PD Himpaudi dan Bunda Paud se-Halbar di Kukuhkan



HALBAR, BRN - Pengurus Daerah (PD) Himpunan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (Himpaudi) dan Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) se-Halmahera Barat resmi dilantik.

Pelantikan PD Himpaudi dan Bunda Paud periode 2017-2021 ini dilangsungkan di Aula Bidadari Lantai I Kantor Bupati Halmahera Barat sekira pukul 11.00 WIT, Rabu (14/11). Serimoi dengan tema “Memperkuat Pola Kemitraan Dalam Mensukseskan Gerakan Nasional PAUD”  itu dihadiri Ketua Pimpinan Wilayah Himpaudi Malut, Damrudin, Sekertaris Himpaudi Malut, Irma Suleman, Ketua Pengurus Himpaudi Halbar, Yulinche Tully, Asisten II Sekretariat Daerah, Markus Saleky, serta sejumlah tenaga pengajar dan kependidikan se-Halbar  dan pimpinan SKPD lingkup Pemkab Halbar beserta orangtua dan anak-anak PAUD lainnya.

Ketua Bunda Paud Halbar, Joula Adeleida Missy dalam sambutannya mengatakan, Paud merupakan fondasi dasar sebelum melanjutkan ke tahapan pendidikan selanjutnya. Joula berpendapat, Paud dapat di ibaratkan membangun bangsa yang memerlukan fondasi dasar. Fondasi yang kuat harus di bangun secara bertahap dan secara hati-hati agar tidak terjadi keretakan sehingga bangunannya kuat dan kokoh.

“ Kita semua berharap fondasi yang kuat dan kokoh akan dapat tertanam pada anak-anak Bangsa ini yang kelak di kemudian hari akan menjadi generasi penerus yang cerdas,” kata Joula yang juga isteri orang nomor satu di Halbar itu.

Sementara itu, Ketua Himpaudi Halbar Yulinche Tully menambahkan, Paud merupakan layanan pendidikan formal salah satunya Taman Kanak-Kanak (TK). Sementara non formal meliputi kelompok bermain, satuan Paud sejenisnya dan tempat penitipan anak.

Dikatakan Yulinche, keempat bentuk layanan ini tidak terlepas dari tanggungjawab secara bersama membimbing dan mengasuh anak pada masa emasnya. Olehnya itu, peran orang tua, guru atau pendidik dan tenaga kependidikan serta peran masyarakat sangatlah penting.

“ Karena di masa inilah anak mendapat pendidikan pertama setelah anak-anak mendapat pendidikan di keluarga,” kata Yulinche.

Berharap hadirnya Himpaudi ini menjadi pekerjaan rumah untuk bersinergi dengan pemerintah dalam menjalankan visi-misi sesuai dengan AD/ART. Hadirnya program satu desa satu Paud ini dapat menjadi dasar dalam mengembangkan Paud Desa melalui dana desa (DD) sebagaimana tertuang dalam Permendes nomor 5 tahun 2015 tentang dana desa atau Prioritas penggunaan dana desa.

Hal serupa dikatakan Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Halbar, Markus Saleki. Menurutnya, anak adalah amanat yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa sebagai masa depan bangsa dan generasi penerus cita-cita bangsa. Anak-anak nantinya berperan strategis menentukan maju atau tidaknya sebuah bangsa.

Olehnya itu negara harus mampu berikan jaminan pelaksanaan hak-hak anak untuk perlindungan hidup, hak tumbuh dan berkembang serta hak kebebasan dan jaminan perlindungan atas tindak kekerasan dan diskriminasi,” terangnya. (Yadi/red)
Komentar

Berita Terkini