|

Kejari Halsel Gandeng Pemkab tetapkan Harga Barang Lelang

Cristian Carel Ratianik

LABUHA, BRN - Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Ternate terkesan lambat melelang barang sitaan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) yang disita awal oktober lalu.

Sebelumnya, Kejari Labuha menyita barang (alat berat) milik Hartono The untuk dijadikan barang bukti. Hartono The alias TEK sendiri adalah tersangka perkara illegal loging bebera tahun lalu. Berdasarkan perintah  Mahkamah Agung Nomor 2374 K/PID. SUS/2011 jo Nomor : 154/Pid. sus/2010/PN.LBH, Kejari Halsel menyita berupa alat berat 2 unit Lider jenis Loder WA. 500 Komatsu Lot. No. 370 dan Loder Komatsu WA. 500 WL 02. satu unit Grider  GD 510 R Komatsu, satu unit Mitsubishi L-200 Strada nomor polisi DB 8131 CB,  satu unit loging truk warna kuning merek Renault tipe CBH. 280 LT,  01 nomor mesin ST. 5600104876, nomor casis 194240.

Kepala Kejari Halsel Cristian Carel Ratianik dikonfirmasi menjelaskan, pihak KPKNL Ternate sudah bertandang ke Kejari Halsel. Hanya saja belum dilakukan perhitungan, dengan alasan pengecekan terlebih dulu dan selanjutnya akan dilakukan perhitungan.

“ Dari KPKNL Ternate sudah datang,  tetapi belum dilakukan perhitungan,” kata Cristian, Kamis (29/11).

Untuk mempercepat waktu Kajari Halsel, kata Cristian, pihaknya langsung berkoordinasi dengan KPKNL Ternate agar perhitungan barang sitaan untuk ditetapkan sebagai barang lelang. Kejari Halsel akan berkoordinasi dengan Pemkab Halsel dalam hal ini Dinas Perdagangan dan Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Halsel untuk dilakukan perhitungan.

“ Kejari akan menggandeng Pemkab Halsel uuntuk melakukan perhitungan sejumlah alat berat yang telah disita untuk dilelalang melalui KPKNL Ternate,” jelas Cristian. (saf)

Komentar

Berita Terkini