|

Data Penduduk Enam Desa Pindah di Halut

Ningsih Kitong
HALUT, BRN - Pasca memutuskan enam desa di perbatasan Halmahera Barat-Halmahera Utara tetap masuk wilayah administrasi Kabupaten Halmahera Utara (Halut), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) secara otomatis memindahkan pelayanan data kependudukan enam desa tersebut ke Pemkab Halut.

Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Halut, Ningsih Kitong mengatakan, pemindahan data kependudukan ini berpedoman pada Peraturan Dalam Negeri (Permendagri) nomor 137 tahun 2017 tentang kode dan data wilayah administrasi pemerintahan.

“ Enam desa di Kecamatan Kao Teluk masuk wilayah administrasi Halut. Sehingga sistem pelayanan kependudukan pun di alihkan ke Halut,” kata Ningsih, Senin (12/11) di ruang kerjanya.

Dengan di tutupnya sistem pelayanan kependudukan di Halbar, data kependudukan baik Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) maupun Kartu Keluarga (KK) secara otomatis berpindah ke Halut. Kepada masyarakat enam desa yang sebelumnya masuk wilayah administrasi Halbar bisa menyeseuaikan data kependudukannya sebagai warga Halut.

“ Kemarin ada beberapa masyarakat enam desa terpaksa mengganti e-KTPnya di Halut, karena ketika yang bersangkutan misalnya mengurus/membuka rekening baru bank akan mengalami kesulitan. Karena yang bersangkutan di kroscek data kependudukannya apakah masih tercatat sebagai warga ataukah sudah pindah warga Halut,” katanya.

Ningsih menyarankan kepada warga enam agar segera melakukan perekaman data kependudukan ke Pemkab Halut untuk proses pencetakan KK maupun e-KTP. Ini tentunya memudahkan warga apabila mengurus sesuatu yang berkaitan langsung dengan Pemkab Halut.
“ Masyarakat enam desa yang belum agar segera melakukan perekaman data kependudukannya ke pemda Halut. Perekamannya boleh lewat kantor Camat Kao Teluk, atau juga langsung ke Disdukcapil Halut,” terangnya. (Arthur/red)
Komentar

Berita Terkini