|

BAPPOR Pulau Obi Beri Apresiasi Kepada Kantor Imigrasi Kelas I TPI Ternate

Bappor Pulau Obi memberikan apresiasi kepada kantor Kelas I TPI Ternate dalam keterbukaan informasi TKA
TERNATE BRN - Barisan Pemuda Pelopor (BAPPOR) Pulau Obi telah memberikan Apresiasi kepada Kantor Kelas I TPI Ternate dalam keterbukaan informasi mengenai Tenaga Kerja Asing (TKA) yang ada Malut. Tak hanya itu, Informasi Ijin Tinggal Terbatas (ITAS) khususnya yang bekerja di Perusahaan pertambangan Pulau Obi Halmahera Selatan (halsel) dan 4 kabupaten kota lainnya juga diberikan apresiasi.

Koordinator Barisan Pemuda Pelopor (BAPPOR) Pulau Obi, Muhammad Risman mengatakan keterbukaan informasi mengenai TKA merupakan penyampaian kepada publik Malut atas keterbukaan keberadaan jumlah para TKA yang ada di Malut. Akan tetapi yang menjadi masalah para TKA yang masuk apakah mereka sudah dikarantina atau belum.

" Para TKA yang masuk di Malut harus dikarantina agar dapat menyesuikan budaya lokal di daerah lingkar tambang terutama persoalan kesehatan para TKA" Kata Risman kepada media ini Kamis (22/11/2018)

Menurutnya, beberapa waktu lalu, Bupati Halmahera Selatan (Halsel) Bahrain Kasuba telah menyampaikan di media akan membentuk tim dalam upaya pencegahan, penanganan kesehatan para TKA di pulau Obi. Namun sampai saat ini  tidak terdengar kelanjutannya bagaimana. Apakah sudah atau belum, " tuturnya.

Ia berharap kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Halsel untuk serius dalam menangani persoalan ini sebab ini menyangkut persoalan kesehatan yang harus diseriusi oleh Pemda Halsel  untuk pencegahan penanganan kesehatan para TKA.

" Pemda harus memeriksa kesehatan para TKA terlebih dahulu. Jika tidak diperiksa khwatirnya para TKA mengindap penyakit atau virus bawaan dari luar yang dapat membahayakan masyarakat Malut terutama masyarakat Pulau Obi yang berinteraksi langsung dengan mereka " Tegasnya (shl)


Komentar

Berita Terkini