|

Wabub Minta Tenaga GGD dan Tenaga Kesehatan Dapat Jalankan Tugas Dengan Baik

Wakil Bupati Morotai Asrun Padoma saat memberikan sambutan di acara Bimtek
MOROTAI, BRN - Wakil Bupati Morotai, Asrun Padoma mengingatkan kepada Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) khusus Guru Garis Depan (GGD) dan tenaga kesehatan yang bakal diangkat menjadi PNS yang  bertugas di Morotai dapat menjalankan tugas dan tanggungjawab dengan baik. 

"Jika mengabdi bagus akan diberikan riward (Penghargaan), tapi sebaliknya mengabdi tidak bagus akan diberi hukuman (Punismen), "ucap Wabub saat memberikan sambutan diacara Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan Calon Pegawai Golongan II dan III Formasi Bidan PTT dan Tenaga Garis Depan Kabupaten Pulau Morotai Tahun Anggaran 2018 di aula kantor Bupati, Senin (22/10).

Menurut Wabub, kata mengabdi berasal dari kata Abdi yang berarti pelayan atau budak, olehnya itu yang namanya pelayan harus melayani dengan sebaik orang yang dilayani khususnya dalam menjalankan tugas. 

"Kita semua yang hidup di dunia adalah budaknya Tuhan, karena dia yang memberikan kita hidup, kemudian dia juga yang mengambil kembali. Di mata tuhan kita semua sama yang membedakan kita di mata Tuhan adalah amal dan perbuatan kita olehnya itu, amanat yang diberikan harus dijaga dan harus dijalankan sebaik-baiknya, "pesan Wabub. 

Namun, kata Wabub, kata budak itu hanya berlaku di mata Tuhan. Tapi sebaliknya perbudakan dilakukan oleh pemimpin, maka harus di lawan. "Perbudakan itu sudah lama di hapus, jadi pimpin yang memperbudak antar sesama harus dilawan, "singkat Wabub. 

Untuk meningkat kualitas guru dan tenaga kesehatan ini, dirinya meminta tim TAPD agar dapat memploting anggaran untuk memberikan pelatihan tambahan bagi mereka. "Pak Sekda saya minta mereka juga disediakan anggaran untuk gelar Bimtek diluar daerah, tujuannya untuk menambah ilmu untuk mereka, "harap Wabub. 

Sekedar diketahui, Guru Garis Terdepan yang bakal diangkat menjadi PNS sebanyak 31 orang. Sementara untuk tenaga kesehatan yang juga bakal diangkat menjadi PNS sebanyak 33 orang. Puluhan tenaga guru dan kesehatan ini jatah khusus dari pemerintah pusat untuk Kabupaten Morotai, tenaga guru dan kesehatan ini diluar jatah kouta CPNSD yang tinggal menghitung hari bakal melaksanakan tes. (Fix)
Komentar

Berita Terkini