|

Terkendala Dua Dokumen

Kepala Kejari Halsel, Cristian Carel Ratianik
LABUHA, BRN - Rencana Kejaksaan Negeri (Kejari) Halmahera Selatan melelang hasil sitaan atas alat bukti sejumlah alat berat milik eks narapidana kasus illegal loging Hartono The tampaknya masih terkendala.

Informasi yang dihimpun wartawan Brindonews.com, terkendalanya pelaksaan lelang barang bukti rampasan negara berdasarkan putusan Mahkamah Agung Nomor 2374 K / PID. SUS /2011 jo Nomor : 154/Pid. sus/2010/PN.LBH itu karena saat ini Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang  (KPKNL) Ternate masih kekurangan beberapa dokumen. Karena itu Kejari Halsel mau tidak mau harus melengkapi dokumen itu sebagai bukti administrasi untuk dilakukannya lelang.

Kepala Kejari Halsel, Cristian Carel Ratianik dikonfirmasi awak media, Selasa (23/10) diruang kerjanya membenarkan ikhwal tersebut. Ia mengaku Kejari Halsel sudah menerima surat dari KPKLN Ternate perihal kekurangan sejumlah dokumen terkait dengan rencana pelelangan.

Cristian mengatakan,  kekurangan dokumen itu diantaranya berita acara penyidikan dan putusan Mahkamah Agung (MA). “ Ada dua dokumen yang diminta KPKLN Ternate untuk kelengkapan administrasi guna melakukan pelelangan,” kata Cristian.

Orang nomor satu di Kejari Halsel itu mengakui dua dokumen yang diminta KPKLN Ternate sudah di siapkan dan sudah disampaikan melalui via e-mail. Meski begitu, Cristian menegaskan Kejari Halsel juga membawa dua dokumen itu dalam bentuk fisik ke KPKLN Ternate. “ Kita akan bawa dua dokumen yang dimintai KPKLN Ternate,” jelas Cristian. (saf/red)
Komentar

Berita Terkini