|

Soal Kiriman Logistik ke Palu, Asisten III dan BPBD Morotai Beda Pendapat

Sekretaris BPBD Morotai, Husen Moni

MOROTAI, BRN – Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morotai mengirim bantuan logistik ke Sigi, Donggala, dan Palu Sulawesi Tengah (Sulteng) ditengarai beda pendapat.  

Sebelumnya, Asisten III Sekretaris Daerah (Setda) Morotai, Ida Arsad mengaku kiriman logistik direncakan pada Sabtu pekan ini melalui KM Giovani dibantah pihak Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Morotai.

Menurut BPBD, kiriman logistik ke Sulteng tidak melalui kapal KM Giovani, melainkan melalui kapal Feri. Waktu pengiriman logistik dilakukan Rabu besok bukan Sabtu pekan ini.

“ Besok seluruh bantuan yang terkumpul akan dikirim melalui Feri,” ucap Sekretaris BPBD Morotai, Husen Moni, Selasa (9/10).

Pengiriman logistik dikirim melalui dua jalur yakni laut dan darat. Jalur laut dimulai dari Morotai ke Tobelo kemudian dari Tobelo diangkut menuju Bitung, Sulawesi Utara (Sulut). Di Bitung ini, logistik kemudian dibawa menuju Palu dengan jalur darat.

“ Diperkirakan logistik sampai di tempat tujuan memakan waktu dua hari.  Logistik dimuat menggunakan dua unit mobil truk dan satu mobil rescue milik BPBD,” kata Husen.

Dijelaskan, awalnya semua bantuan ini akan di kirim melalui KM. Giovani pada Sabtu pekan ini. Namun dengan pertimbangan dan masukan, sehingga secepatnya bantuan itu sampai ke tempat tujuan. maka dipililah logistik dikirim besok menggunakan feri.

“ Total bantuan yang akan di kirim itu sebanyak 200 karung. Bantuan ini mulai dari pakaian layak pakai, obat-obatan, makan siap saji (mie instan), beras, air mineral, pempres, susu, makanan bayi, serta kebutuhan wanita (pembalut wanita),” kata Husen. (Fix/red)
Komentar

Berita Terkini