|

Pegawai dan Warga Binaan Lapas Jalani Tes Urine



HALUT, BRN - Warga binaan Lapas Kelas II Tobelo menjalani tes urine yang digelar Badan Narkotika Nasional (BNN) Halmahera Utara.  Tes urine yang berlangsung di Lapas Tobelo itu tak hanya difokuskan pada binaan saja, para pegawai Lapas pun ikut dicek urine.  

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Tobelo, Rizal Efendi mengatakan, pemeriksaan urine kepada pegawai maupun warga binaan (narapidana) itu merupakan program pemerintah dalam upaya pencegahan dan pemberantasan Narkoba. Untuk mendukung program itu, maka seluruh pegawai maupun narapidana (napi) wajib menjalani tes urine.

“ Untuk Lapas Tobelo, pegawainya berjumlah 51 orang, sementera untuk narapidana semuanya berjumlah 149 orang,” kata Rizal usai melakukan tes urine, Senin (1/10).  

Semua hasil tes urine sepenuhnya diserahkan ke BNN Halut. Pengambilan sampel sekaligus pemeriksaan urine itu apabila hasilnya ada pegawai/napi positif atau terbukti menggunakan narkoba, maka akan dilakukan langkah tegas. “ Tetap ditindak tegas apabila ada yang positif,” ujarnya.

Sementara itu, kepala BNN Halut,  AKBP Matheys Beay menambahkan, selain merupakan program BNN, pemeriksaan urine ini juga bertepatan dengan permintaan dari pihak lapas. Ini merupakan bentuk kerjasama antara BNN Halut bersama Lapas kelas II B Tobelo dalam rangkah pencegahan peredaran gelap narkotika.

Pemeriksaan ini apabila hasilnya ada yang positif, maka yang berangkutan akan dilakukan rehabilitasi yang tentu sesuai ijin dari Kalapas. ” Kami usahakan hari ini juga selesai pengambilan sampelnya. Jika hasilnya nanti ada yang positif, maka kami akan koordinasi dengan Kalapas untuk dilakukan rehabilitasi,” kata AKBP Matheys. (Arthur/red)
Komentar

Berita Terkini