|

Merasa Nama Baiknya Dicemarkan, Jefry Bakal Polisikan NH

Nawir, terduga mencemarkan nama baik Jafry Ham yang bakan dipolisikan 

LABUHA, BRN - Masalah pinjaman 700 juta dan pencairan proyek secara diam-diam yang melibatkan Jefry Ham, seperti yang disampaikan Nawir Husen (NH), tidak diterima oleh Jefry Ham. Dirinya menegaskan dalam waktu dekat melaporkan NH ke Polres Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) karna dianggap mencemarkan nama baiknya.

Kepada wartawan, Jefry Ham mengaku dirugikan dengan pemberitaan beberapa media online  yang saat ini viral dimedia sosial atas pernyataan NH terkait hutang piutang dan pencairan proyek secara diam-diam yang melibatkan dirinya dan Hartono The alias Tek. Meskipun pernyataan NH tersebut tidak benar, Jefry Ham  telah mendapatkan sanksi sosial karena nama baiknya telah dicemarkan. “ Saya merasa,  NH telah mencemarkan nama baik saya,” kata Jefry.

Menurutnya, benar dan tidaknya persoalan hutang piutang dan pencairan proyek secara diam-diam antara dirinya (Jefry) dan Hartono The bukan menjadi urusan NH. Dirinya merasa heran dengan kapasitas NH dalam persoalan ini sebagai apa?. NH bisa membuat cerita masalah tersebut dan dirinya merasa sangat dirugikan.

Jefry meminta agar NH bertanggungjawab dan dirinya akan membawa masalah ini ke ranah hukum. “ NH Sebagai apa dalam persoalan ini, bisa-bisanya mencampuri urusan orang, saya minta anda (NH) bertanggungjawab, dan saya membawa masalah ini ke ranah hukum,” kata Jefry.

Sementara NH mengaku apa yang telah disampaikannya dan diberitakan beberapa media online bukan pernyataan resmi. Namun menurutnya, dirinya hanya sebatas bercerita tentang apa yang terjadi antara Hartono The yang merupakan bosnya dengan Jefry Ham terkait pinjaman 700 juta dan pencairan proyek secara diam-diam.

Kendati begitu, NH tetap ngotot dan mengaku apa yang telah disampaikan hingga terekspos ke media massa karena ada bukti kuat yang dimiliki Hartono The. Bukti itu berupa kuitansi dan catatan lainnya terkait persoalan hutang piutang dan pencairan proyek secara diam-diam. “ Saya tidak memberikan pernyataan resmi, hanya cerita biasa. Tapi kalau masalah ini Hartono The, punya bukti,” kata Nawir (saf/red)
Komentar

Berita Terkini