|

Habiskan 1 Miliar, Bangunan SMK Pertaninan Mubajir


Pasca Dibangun SMK Pertanian Mubajir

SOFIFI, BRN – Rupanya pemerintah Provinsi Maluku Utara tidak memiliki niat baik untuk membangun  infrastruktur, buktinya proyek pembangunan SMK Pertanian yang berlokasi di desa Kusu yang di bangun dinas Pertanian terbukti mubajir. Proyek yang dibangun sejak tahun 2016 dengan menghabiskan anggaran senilai Rp 111.644.472.14.

Bangunan SMK Pertanian yang  dibangun sebanyak lebih 13 lokal yang terletak di Desa Kusu Kecamatan Oba Utara tanpa dirawat, sehingga dinding bangunan tertimbun rumput, bahkan lantai sekolah penuh dengan kotoran.

Salah satu warga Samaun mengaku bangunan itu sudah lama dibangun namun sampai saat ini belum difungsikan, padahal banguan tersebut sangat mewah dan dikelilingi pagar beton.”bangun itu sangat bagus karena dikelilingi pagar.

Sementara Kepala Dinas Pertanian Provinsi Malut Idham Umasugi mengaku bangunan itu tidak dapat difungsikan lagi. Meski begitu, bangunan sekolah sudah disiap untuk digunakan namun terkendala karena belum dikeluarkan izin pembukaan sekolah SMK Pertanian. “ Rencana pembukaan SMK Pertanian tidak jadi karena tidak ada izin," akunya.

Dirinya juga mengaku proyek pembangunan SMK Pertanian yang dibangun Dinas Pertanian Malut dimasa kepemimpinan Kepala Dinas Musdalifa, tahun 2015/2016 lalu. Saat dirinya dilantik sebagai kepala dinas, pernah mengusulkan anggaran untuk sekolah namun ditolak. ” saya jadi kadis, proyek itu sudah dibangun, memang saya usulkan anggaran tapi ditolak karena izin sekolah SMK Pertanian belum ada," katanya. (emis/red)
Komentar

Berita Terkini