|

Gara-gara Pinjaman, Jefry Ham Bakal Dilaporkan Ke Polisi

JEFRY HAM

LABUHA, BRN - Nama mantan narapidana kasus illegal loging Hartono The alias TEK belakangan ini ramai dibincangkan dimedia online. Kendati Kejaksaan Negeri (Kejari) mengancam bakal mempolisikan dirinya karena diduga mencemarkan nama Kejari, kali ini Hartono The balik melaporkan Jefry Ham terkait dengan pinjaman uang dan masalah lain yang belum diselesaikan.

Ikhwal ini disampaikan salah satu orang kepercayaan Hartono The, Nawir Husen (NH) dihadapan wartawan di Warung Kopi Basigaro Desa Tomori Kecamatan Bacan, Minggu (21/10). NH mengatakan dalam waktu dekat mantan terpidana itu akan melaporkan Jefry Ham ke ranah hukum terkait dengan pinjamannya ke Hartono The sebesar 700 juta dan masalah pencairan anggaran proyek milik Hartono The yang dilakukan secara diam-diam oleh Jefry Ham.

“ Besok atau dalam waktu dekat Jefry Ham akan dilaporkan ke Polres Halsel,” kata Nawir dengan spontan.

Menanggapi hal itu, Jefry Ham ketika dikonfirmasi brindonews.com membantah tudingan dialamatkan padanya. Justru Hartono The tidak komitmen dengan kesepakatan yang dibuat sebelumnya. Jefry mengaku, yang sebenarnya memiliki hutang itu bukan dirinya tetapi Hartono The. “ Justru dia yang berhutang hampir Rp 50 juta ke saya. Upah kerja serta hasil pembagian kerja proyek pun tidak di bayar,” katanya.  

Jefry meminta kepada pihak Hartono The agar tidak memutar balikkan fakta. Ia mengatakan, pinjaman uang dan mencairkan anggaran proyek secara diam-diam semuanya tidak benar. Semua cek terkait masalah tersebut dipegang oleh Hartono The. “ Saya perlu bukti kalau saya ada pinjaman 700 juta dan kase cair dana diam-diam, tetapi kalau tidak bisa di buktikan maka saya yang akan tuntut balik nama baik saya,” kata Jefry.

Dirinya mengaku telah ditipu oleh Hartono The dan menjadi korban penipuan akibat ulah Hartono The. “ Bukan hanya saya sendiri, ada beberapa korban lagi. Kalau perlu saya hadirkan orang-orang itu. (saf/red)
Komentar

Berita Terkini