|

Dua Tahun Gaji Pegawai RSJ Sofifi Tak Dibayar


Kadis Kesehatan Abaikan Perintah Gubernur

Ilustrasi
SOFIFI, BRN - Pemerintah Provinsi Maluku Utara bisa dibilang tidak memeperdulikan nasib 27 pegawai kotrak Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sofifi. Buktinya kurang lebih dua tahun bekerja tetapi tidak diberikan upah kerja, sejak tahun 2017 hingga tahun 2018 ini yang terhitung sebanyak 22 bulan. Hal ini diduga karena Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara tidak memiliki itikad baik untuk menyelaskan hak-hak para pegawai RSJ.

Mirinisnya, upaya demi upaya sudah dilakukan dengan mendatangi Gubernur Maluku Utara sebanyak 3 kali dan hasilnya janji tinggal janji, “ dihadapan kami, gubernur langsung menghubungi kepala Dinas Kesehatan untuk membayar, tetapi kepala dinas hingga kini belum membayar juga,” kata salah satu tenaga medis RSJ Sofifi yang namanya tak mau dipublis, Kamis (25/10/2018).

Menurutnya, saat bertemu gubernur di kediaman maupun di kantor, telah memberikan perintah kepada Kadis Kesehatan Malut, Idhar Sidi Umar, akan tetapi tidak juga ditindaklanjuti, sehingga  gubernur langsung perintahkan agar sekertaris daerah (Sekda) Malut untuk mengurusnya.

“ Saat pak sekda telpon ke pak Kadis untuk menanyakan apakah anggaran RSJ sudah dimasukan dalam APBD, pak Kadis menjawab sudah dianggarkan, tapi kami heran kenapa sudah dianggarkan tetapi belum dibayarkan juga,” ujarnya.

Bahkan menurutnya, Kadis Kesehatan mengaku kepada Gubernur dan Sekda bahwa telah membayar selama 3 bulan pada tahun 2017, akan tetapi faktanya tidak dilakukan pembayaran sama sekali.

“ Dia (kadis) bilang sudah bayar 3 bulan, dan sisanya akan dibayar hingga tahun 2018 ini, janjinya selama 2 minggu ini akan dilakukan pencairan akan tetapi hingga kini belum juga ada,” ungkapnya.

Tak hanya mendatangi Gubernur dan Sekda, mereka juga telah mendatangai rumah  Idhar Sidi Uamr di Kelurahan Jati, akan tetapi Idhar selalu mangkir dan tidak mau ketemu dengan pegawai di RSJ. “ sudah 3 kali kami ke rumah pak Kadis tetapi selalu tidak bisa ketemu,” sesalnya.

Diketahui, 27 pegawai RSJ ini terikat kontrak dengan Dinkes Malut dengan besaran gaji untuk tenaga medis lulusan Strata Satu, senilai Rp 2.700.000 dan tenaga medis lulusan diploma III dengan besaran gaji Rp 2.210.000.

Hingga berit ini dipublis, Kadis kesehatan, Idhar Sidi Umar saat dikonfirmasi melalui telpon dan sms tidak memberikan menjawab. (eko/red)
Komentar

Berita Terkini