|

Dikbud Malut Bantah Tudingan Pungli DAK Sekolah

Uang tunai/Ilustrasi. Foto: google
TERNATE, BRNDugaan Pemotongan Dana Alokasi Khusus (DAK) milik Sekolah Menengah Atas (SAMA) dibantah oleh Kepala Bidang SMA/SMA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Malut Rustam Panjab.

Menurut dia, beredarnya informasi pemotongan DAK di Sekolah itu tidak benar, sehingga ini perlu diluruskan. Pihak dinas tidak pernah melakukan pungutan. ” Kami berkerja sesuai dengan aturan yang berlaku, kalaupun benar adanya sebutkan nama sekolah yang merasa di rugikan atas dugaan pemotongan DAK sehingga publik dapat mengetahui,” Kata dia,

Kata dia, pemotongan dana pembangunan dan renovasi yang bersumber dari DAK fisik 2018 itu sebesar 10 persen atau senilai Rp 8-9 juta itu tidak dibenrakan, sebab kalau itu benar adanya dapat berimbas pada sekolah yang mendapatkan DAK.

Lanjut dia, ada oknum-oknum yang sengaja memperbesar masalah ini, padahal semua anggaran DAK fisik diterima langsung pihak sekolah. Dikbud hanya melakukan monitoring progres kegiatan yang bersumber dari DAK. Intinya tidak ada pemotongan.

Berdasarkan Peraturan Presiden Perpres nomor 5 tahun 2018 itu sudah mengatur terkait dengan pemotongan DAK 5 persen dari total senilai Rp 110 miliar itu ada pemotongan 5 persen yang didalamnya pembayaran jasa konsultan, honor fasilitator serta monitoring dan evaluasi jadi kalau ada pungutan itu tidak benar. (brn)
Komentar

Berita Terkini