|

Diam-Diam Lindungi Usaha Keluarga Ketua DPRD Halsel


Jelas-Jelas Tabrak Aturan

Salah satu mobil Pick Up dengan muatan jerigen mengisi BBM jenis premium di SPBU Halmahera Selatan.
LABUHA, BRN - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) tampaknya lebih mementingkan kepentingan pribadi ketua DPRD Halsel, Umar Soleman ketimbang kepentingan publik.

Bahkan, rekan-rekan DPRD lainnya pun 'diduga' ikut melindungi usaha keluarga Umar Seloman. Dugaan itu mulai dari penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) dari SPBU Labuha hingga ke penyaluran menggunakan jerigen. SPBU yang diketahui milik keluarga Ketua DPRD Halsel ini bahkan tidak menaati surat edaran pertamina nomor 407/F144A0/2016-S3 tentang larangan pembelian BBM jenis premium dan solar dengan menggunakan jerigen dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Amburadulnya SPBU milik ketua DPRD Halsel ini tak hanya melayani jerigen saja, melainkan melayani kendaraan roda empat (mobil pick up) dan sejumlah kendaraan roda dua yang dirakit dengan kapasitas melebihi isian BBM.   

Ketua Komisi II DPRD Halsel, Gufran Mahmud beberapa kali dikonfirmasi awak media mengenai regulasi penyaluran BBM di Kabupaten Halsel yang mana sesuai hasil konsultasi DPRD di Jakarta, namun Gufran Mahmud tampak tidak mau menjawab pertanyaan wartawan. “ Nanti saja ya,” ucap Gufran.

Namun, para awak media terus berupaya mengonfirmasi, tetapi hasilnya serupa. Bahkan, Gufran Mahmud tak mau berkomentar masalah tersebut.
Sementara, Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Halsel, Nasir Koda, dikonfirmasi terkait izin penyaluran BBM dari SPBU dengan menggunakan jerigen dan kendaraan mobil pick up enggan merespon.

Beberapa kali panggilan awak media pun tak digubris. Kamis 4 Oktober 2018 Nasir Koda kembali dihubungi awak media  dengan nomor telephone 08218883xxxx namun nomor yang dihubungi tidak aktif. (snr/red)
Komentar

Berita Terkini