|

Deprov Minta Polda Malut Tangkap Kontraktor dan PPK Proyek Dikbud

Bukti Pekerjaan Pagar Proyek SKO Yang Tidak Tuntas


TERNATE,BRN – Kasus indikasi tidak pidana korupsi proyek pekerjaan pagar pada Sekolah Keberbakatan Olahraga yang di tangani Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku Utara secepatnya di usut tuntas pihak penegak hukum.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Provinsi Maluku Utara Salahudin Lessy kepada redaksi Brindonews.com belum lama ini mengatakan, kekurang volume pada pekerjaan pembangunan pagar SKO yang dikerjakan CV HJ, itu bisa dikatakan menguntungkan pihak-pihak tertentu diantaranya Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek Mudafar, Kontraktor serta kepala Dikbud Malut Imran Yakub.

Kata Politisi PAN, berdasarkan dengan temuan hasil Audit Badan Pemeriksa (BPK) nomor 17.B/LHP/XIX.TER/5/2018 tanggal 22 Mei tahun 2018, pemeriksaan fisik langan dan hasil perhitungan bersama dengan PPK atas nama Mudafar dam kontraktor pelaksan pada 17 Apri tahun 2018 mengaku ada kekurangan volume pada item pekerjaan persiapan pekerjaan arsitektur pagar senilai Rp 235 juta lebih.

Pekerjaan telah selesai dilaksanakan dan telah diseraterima melalui berita acara serahterima pertama nomor 06.2/KTRK/KONSTRUKSI-LELANG DIKBUD – MU /2017 tanggal 6 November tahun 2017, atas pekerjaan tersebut telah di lakukan pembayaran 100 persen dengan pagu anggaran senilai Rp 1,6 miliar dengan nomor SP2D 5604/SP2D-LS/BPKPAD/IV/2017 tanggal 29 November sementara sisa pembayaran di bayarkan senilai Rp 690.912.408.00 dengan nomor SP2D 5604.829.647.98-LS/BPKPAD/IV/2017  tanggal 22 Desember.

Pihak penegak hukum segera mengadili kontraktor, PPK serta Kadikbud untuk mendapatkan titik terang siapa pelaku tunggal yang sengaja melakukan tindak pidana korupsi pada proyek terseb. “Kasus seperti ini segera di usut tuntas sehingga ada efek jerah bagai yang lai,” Kalau masalah ini dibiarkan akan terus terjadi sehingga setiap proyek ada masalah. (el/red)
Komentar

Berita Terkini