|

Segudang Masalah Dikbud Malut Terungkap Pada LHP BPK

Dokumen Hasil Kekurangan Volume pada Proyek SKO Milik Dikbud Malut 
TERNATE,BRN - Rupanya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan memiliki banyak masalah baik itu pemotongan dana Alokasi Khusus (DAK), penyalahgunaan anggaran Dana Bos mapun pelaksanaan pekerjaan proyek yang tidak sesuai dengan prosesdur pekerjaan.

Sebut saja pekerjaan pembangunan Pagar Sekolah Keberbakatan Olahraga (SKO) yang dikerjakan oleh CV HJ dengan angaran senilai Rp 1,6 miliar. Meski begitu, pekerjaan tersebut terdapat temuan kekurangan volme senilai Rp 235.829.647.98 dengan nomor kontrak pekerjaan 06.2/KTRK/KONSTRUKSI- lelang/Dikbud-MU/2017 tanggal 22 Mei 2017.

Anggaran proyek tersebut dicairkan 100 persen dengan SP2D nomor 5604/SP2D-RS/BPKPAD/IV/2017 tertanggal 29 November tahun 2017. Akan tetapi proyek tersebut masih terdapat kekurangan volume. Hal ini bisa dibuktikan dengan hasil audit BPK.

Berdasarkan hasil pemeriksaan fisik lapangan  dan hasil perhitungan bersam dengan PPK proyek serta kontraktor pelaksana pada tanggal 17 April 2018 diperoleh kekurangan volume pada aitem pekerjaan persiapan, pekerjaan arsitektur, pagar depan lantai 1 pekerjaan arsitektur dan paggar samping seluruhnya telah menemukan kekurangan volume senilai Rp 235.829.647.98

Kekurang volume pekerjaan di ketahui pada saat Badan Pemerksaan Keuangan (BPK) menerbitkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas laporan keuangan pemerintah daerah Provinsi Maluku Utara dengan nomor 17.C/LHP/XIX.TER/5/2018 pada tanggal 22 mei 2018.

Hingga berita ini di publis, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Malut, Imran Yakub, PPK, serta kontraktor belum bisa di mintai keterangan. Sementara untuk Kadikbud tidak pernah merespon saat dikonfirmasi via handphone, Kamis 20/9/2018. (el/tim)

Komentar

Berita Terkini