|

Satu Nama Bacaleg di Coret KPU

Ketua DPC PKS: Kami Akan Bawa Ke Bawaslu

Rapat Pleno Terbuka
MOROTAI, BRN - Keinginan Sahwi Lohor untuk menjadi Anggota DPRD akhinya pupus sudah. Gagalnya Sahwi pada Pemilihan Legislatif (Pileg) pada 2019 menyusul Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Morotai mencoret namanya sebagai Bakal Calon Legislatif (Bacaleg).

Di coretnya Bacaleg dari Partai Keadilan Sejatra (PKS) ini karena tidak memenuhi  syarat setelah KPUD menetapkan daftar calon tetap (DCT). Alasan di coretnya Sahwi Lohor dari DTC disebabkan belum mengundiri sebagai Kepala Desa (Kades) sampai pada penetapan Daftar Calon Sementara (DCS). Karea itu KPU harus mencoret namanya.

“ Iya benar ada satu nama yang coret.  Di coretnya satu nama ini karena tidak memenuhi persyaratan sebagaiman diatur dalam PKPU Nomor 20 Pasal 27 ayat (1), (2), (3), (4), (5), (6), (7), dan (8). Sementara di ayat  (7) tegaskan bahwa seseorang yang menjabat fungsional (jabatan) harus mengundurkan diri atau mengajukan surat pengunduran diri ke KPUD, tapi yang bersangkutan tidak mengajukan surat pengunduran diri sampai pada penetapan DTC, dengan begitu  yang bersangkutan gugur, karena tidak penuhi syarat,” kata Ketua KPUD Morotai, Saima Nuang, Kamis (20/9).  

Selaian Pasal 27, alasan dicoretnya mantan Kades Muhajirin ini dipertegas dalam Pasal 2 ayat (7) poin (b) PKPU Nomor 20 tahun 2018. Apabila  hingga penetapan DCT Bacaleg belum mengajukan surat pemberhentian atau keterangan pemberhentian dari pejabat yang berwewenang, Bacaleg yang bersangkutan dengan sendirinya gugur. “ Dengan dasar yang ini kami mencoret nama Sahwi Lohor ,” terangnya.

Sementara itu, Ketua DPC PKS Morotai, Rasmin Fabanyo justru menyesalkan sikap KPUD yang mencoret salah satu kadernya itu. Rasmin mengaku akan membawa masalah ini ke jalur hukum (Bawaslu). Dengan maskud mengetahui seputaran persoalan kadernya itu dicoret dari DCT.

“ PKS akan menyampaikan keberatan ke Bawaslu, karena kasus ini sama dengan Bacaleg di partai Perindo Dapil II Desa Leo-Leo. Karena dia (Bacaleg Perindo)  juga mantan Kades tapi diloloskan, sementara kader kami digugurkan, padahal persoalanya sama, dengan dasar inilah kami akan mengampikan ke Bawaslu,” imbuhnya.

Untuk diketahui, sebanyak 279 Bacaleg ditetapkan oleh KPU Morotai. Penetapan DCT ini berdasarkan putusan KPU Nomor 26/PL.01.4-KPS/06/8207/KAB/IX/2018 Tentang Penetapan DCT pada Pileg 2019. (Fix/red)
Komentar

Berita Terkini