|

Program Dapur Sehat Disoal Masyarakat

Kepala DPMD Morotai, Nursina A. Kadir
MOROTAI, BRN - Program DAPUR SEHAT yang digagas Bupati Morotai, Benny Laos rupanya menuai masalah. Selain menuai masalah, program DAPUR SEHAT yang dikelola Dinas Pemerdayaan Masyarakat Desa (DPMD) dikeluhkan warga penerima bantuan program tersebut.

Dikeluhkannya program tersebut mulanya puluhan warga penerima bantuan program DAPUR SEHAT yang tersebar di 88 desa di Kabupaten Pulau Morotai itu memesoalkan pemotongan anggaran DAPUR SEHAT senilai Rp 1,9 juta yang dilakukan DPMD.

“ Seharusnya yang diterima anggaran itu senilai Rp 21 juta. Tetapi saat pembaginannya diterima hanya Rp 19,1 juta,” kata salah satu warga penerima bantuan dapur sehat yang menolak namanya disebut.

Dirinya mengaku kaget adanya anggaran yang dipangkas DPMD. Sesuai kesepakatan, anggaran diterima Rp 21 juta bukan Rp 19,1 juta.  “ Lalu sisanya dikemanakan,” tanya sumber itu.  

Keluhan serupa datang dari penerima bantuan program DAPUR SEHAT. Para warga menilai, kebijakan DPMD terkesan pilih kasih terhadap penerima program. Selain dianggap salah sasaran, pembagian bantuan tersebut tidak sesuai kondisi lapangan, karena warga sebelumnya sudah kebagian bantuan, namun di tahun ini kembali dapat.

“ Didalam aturan sudah tertulis jelas, bagi warga sudah menerima bantuan dapur sehat tahun 2017 tahun berikutnya tidak lagi mendapatkan bantuan yang sama, tapi yang terjadi dilapangan orang yang sama menerimanya lagi,” kata warga.

Menanggapi hal ini, Kepala DPMD Morotai, Nursina A. Kadir dikonfirmasi membantah memotong anggaran DAPUR SEHAT. Dirinya menjelaskan, alasan dilakukannya potongan itu dikarenakan pemotongan pajak PNN sebesar 10 persen dan PHH sebesar 1,5 Persen. “Jika ditotalkan, pemotongan pajaknya senilai Rp 1,9 juta,” kata Nursina. 

Dia juga membantah keluhan warga yang menyebutkan pembagian program DAPUR SEHAT salah sasaran. Menurut dia, mengenai pembagian program ini sebenarnya warga sendiri yang keliru. “ Sebebnarnya ada kekeliruan. Dalam pembagiannya, apabila DAPUR SEHAT nya di tahun lalu belum tuntas dikerjakan, maka di tahun ini warga yang bersangkutan masih menerima kembali dengan maksud menyelesaikan progran yang dimaksud,” terangnya. (Fix/red)
Komentar

Berita Terkini