|

Merasa di Rugikan, Guru Soalkan Benny Potong TKD

Kadikbub Morotai, F Revi

MOROTAI, BRN Kebijakan Bupati Pulau Morotai, Benny Laos dengan memotong Tunjangan Kerja Daerah (TKD) Abdi Sipil Negara (ASN) khususnya guru saat cuti disoal. Bagi guru kebijakan Bupati itu sangat merugikan mereka.

“ Masa kita cuti TKDnya dipotong, ini kan aneh,” kesal sejumlah guru menolak nama mereka dipublikasi, Jumat (27/9/2018).

Menurut salah satu guru,  pemotongan TKD saat cuti, sudah tentu menyalahi prosedur. Sebab cuti sudah menjadi hak apabila mereka berhalangan. “ Baru Bupati, Benny Laos TKD kami dipotong. Bupati sebelumnya tidak dipotong saat cuti, kan tidak mungkin kami melahirkan atau sakit jalankan tugas,” cetusnya.

Merasa kebijakan Bupati merugikan para guru, mereka meminta Bupati dapat mengevaluasi kebijakannya tersebut.

Terpisah Kadis Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pemkab Pulau Morotai, F Revi Dara saat dikonfirmasi terkait persoalan yang dimaksud membebenarkan, bahwa telah melakukan pemotongan TKD terhadap guru yang mengambil cuti. “ Jadi pemotongan TKD itu bukan saja guru, tapi berlaku bagi seluruh ASN yang mengambil cuti,” imbuhnya.

Revi menjelaskan, TKD kebijakan pemerintah daerah memberikan tunjangan lebih kepada ASN yang setiap harinya menjalankan tugas. “ Perlu dipahami, bahwa pegawai yang menerima TKD pegawai setiap harinya berkantor, jadi pegawai yang cuti pasti dipotong, karena tidak berkantor,” timpalnya.

Kendati mengakui ASN yang mengambil cuti TKD dipotong, tapi TKDnya tidak dipotong secara keselurahan. “ Untuk pegawai golongan II menerima TKD Rp 1,2 juta/bulan. Bagi pegawai cuti hanya menerima TKD Rp 500 ribu/bulan, duit Rp 500 ribu sebagai uang transportasi,” timpalnya sembari mengaku memotongan TKD berdasarkan SK Bupati. (Fix/red)
Komentar

Berita Terkini