|

Ikut Nyaleg, Ketua IWO Ternate Cuti Sementara

Budiman L Mayabubun (kiri). 
TERNATE, BRN - Guna menjaga netralitas jurnalis dan organisasi kewartawanan, Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Kota Ternate, Budiman L. Mayabubun secara resmi mengusulkan surat cuti atau berhenti sementara.

Mundurnya Budiman sebagai Ketua IWO menyusul dirinya ikut bertarung pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 mendatang. Selain mengikuti Pileg 2019, ketentuan mundurnya wartawan/jurnalis diatur dalam Surat Edaran Dewan Pers Nomor 1 tahun 2018 tentang Posisi Media dan Imparsialitas Wartawan dalam Pilkada 2018 dan Pemilu 2019.

" Untuk menjaga kode etik jurnalistik, dan independensi organisatoris dan independensi etik. Maka saya secara resmi sudah mengajukan cuti ke pengurus DPP IWO, serta media dimana saya bekerja," ungkap Budiman melalui press releasenya, Senin (24/9).

Surat edaran Dewan Pers
Caleg nomor urut 5 yang diusung PDIP telah ditetapkan Daftar Calon Tetap (DCT) oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pulau Taliabu Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul). Di tetapkan Budiman dalam DCT akan membuatnya fokus melakukan kampanye di daerah-daerah Daerah Pemilihan (Dapil) yang ditentukan yakni Dapil II meliputi; Kecamatan Taliabu Barat Laut, Kecamatan Lede, Kecamatan Taliabu Utara dan Kecamatan Taliabu Timur.

" Jadwal kampanye sudah dimulai 23 September kemarin. Karena itu, sikap saya harus cuti dari aktifitas jurnalisik maupun organisasi karena fokus kampanye," kata mantan ketua bidang hukum dan HAM HMI Cabang Ternate itu.

Berharap seluruh media (wartawan) khusunya IWO Ternate kedepan dapat menjaga profesional dan tetap menjunjung tinggi kode etik jurnalistik.

" Di IWO Indonesia, kita punya kode etik wartawan online (KEWO), begitu juga pada organisasi kewartawanan lainnya. Olehnya itu, sebagai pekerja profesi kita harus profesional dan independen," pinta Budima yang Pimpinan Redaksi (Pemred) media online aspirasimalut.com itu.

Selain menjaga nama baik wartawan,  wartawan juga dituntut tetap netral saat menghadapi Pemungutan Suara Ulang (PSU) pada 17 Oktober 2018 mendatang. 

" Apalagi masuk PSU ini, maka media dan wartawan dituntut agar tetap netral dan menjaga keamanan dan dilarang membuat susana gaduh dengan memberitakan berita yang dapat menimbulkan konflik. Media dan wartawan harus meredam isu-isu yang dapat menimbulkan perpecahan," kata Budi sapaan akrabnya.

Perlu diketahui, kepemimpinan IWO Kota Ternate saat ini dijabat oleh Fahri Hamdan menggantikan Budiman L Mayabubun. Fahri Hamdan sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris IWO. Fahri juga merupakan wartawan www.patrolinews.com. (rilis).
Komentar

Berita Terkini