|

Hakim MK Temukan NIK Siluman di Taliabu-Sula

Suasana Pembukaan Kota di Mahkamah Konstitusi 
JAKARTA,BRN - Sidang pembuktian lanjutan dalam perkara nomor 36/GUB.XVI/2018, untuk pembukaan kotak suara di Kecamatan Taliabu dan Kecamatan Sanana, terungkap adanaya Nomor Induk Kependudukan (NIK) “Siluman” alias tidak terdaftar pada Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara.

Sejumlah pelanggaran yang di dalilkan pemohon pasangan calon KH. Abdul Ghani Kasuba dan Ir. Al Yasin Ali (AGK-YA) nomor urut 3 terungkap pada sidang pembuktian lanjutan. Ini setelah Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) membuka kotak suara di persidangan, Rabu (5/9) pukul 11.00 WIB.

Pemilih yang tidak terdaftar, tetapi ikut mencoblos, setelah dilakukan pemeriksaan Atb oleh hakim Mahkamah Konstitusi, yakni Nanda Ulfia dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) 82050044911011001 tidak bisa ditemukan, setelah dikroscek hakim MK melalui Portal Data Kependudukan Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri.

Kata dia, ini baru di periksa sampel tetapi banyak temuan pelanggaran, apalagi semua yang di tuduhkan itu di periksan bisa dipastikan hampir sebagaian bersar bermasalah. “ Ini modus yang sengaja dimainkan demi mememenangkan pasangan AHM-Rivai”.

Selain Nanda Ulfa, hakim juga menemukan pemilih bernama Ahiruddin dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK)  8205841408011001 tidak ditemukan setelah di cek hakim MK.

  Nanti kita cek semua. Ini di kasus Taliabu dan Sula memang kita temukan anak-anak di bawah umur, ya? Ini NIK juga tidak terdaftar, Kok bisa,” tandas Arief Hidayat (Ces/red)
Komentar

Berita Terkini