|

Diduga Terima Suap, Polda Malut Periksa Komisioner Bawaslu Malut

Kordiv Pengawasan pemilu Bawaslu Malut, Masita Nawawi Gani 
TERNATE BRNSelain anggaran Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) Komisioner Bawaslu yang diduga fiktif, Polda Malut kembali memeriksa Kordiv Pengawasan Pemilu, Masita Nabawi Gani atas kasus dugaan suap salah satu calon  kepala daerah.


Sebelumnya,  Polda Malut sudah memeriksa eks anggota Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Ternate Asrul. Pemeriksaan terhadap Masita Nawawi merupakan pemeriksaan kedua Direktorat Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Malut. 

Masita diperikasa atas dugaan kasus suap salah satu calon kepala daerah pada Pilkada. Pemeriksaan klarifikasi dugaan suap ini berlangsung kurang lebih tiga jam di ruang penyidik subdit tiga Ditkrimsus Polda Malut.

Dihadapan awak media, Koordinator Devisi (Kordiv) Pengawasan Bawaslu Malut ini mengaku tidak mengetahui alasan pasti dirinya di panggil untuk diperiksa. “ Saya di panggil juga kurang tahu pasti, katanya tentang pemilihan gubernur dan wakil gubernur,” singkat Masita sambil bergegas naik ke mobil.

Sementara itu, Ditreskrimsus Polda Malut, Kombes Pol. Masrur kepada reporter Brindonews.com, membenarakn adanya pemeriksaan terhadap Masita. “ Iya benar. Masita di panggil untuk diminta klarifikasi dugaan suap,”.

Masrur mengatakan, dugaan kasus suap yang melibatkan komisioner Bawaslu in sementara masih proses lidik. “ Masih di lidik,”  Diketahui, menculnya kasus dugaan suap ini berdasarkan laporan lembaga swadaya masyarakat (LSM) belum lama ini. (Shl/red)
Komentar

Berita Terkini