|

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tinggi Gelombang

Peringatan BMKG terkait tinggi gelombang di Maluku Utara 

TERNATE, BRN - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi kelas I Sultan Babullah Ternate mengeluarkan peringatan dini terkait gelombang tinggi perairan launt di beberapa wilayah di Maluku Utara.

Peringatan tersebut mulai berlaku mulai 12 -15 September. BMKG memprediksi tinggi gelombang mencapai 1,25-2,0 meter (Moderate Sea) berpeluang terjadi di perairan laut Halmahera, perairan Barat Halmahera, perairan Timur Halmahera, perairan Ternate, serta perairan Batang Dua. Sedangkan tinggi gelombang 2,5-4 Meter ( Rough Sea) berpeluang terjadi di perairan Utara Halmahera. Sementra untuk tinggi gelombang 4-6 Meter (Very Rough Sea) berpeluang terjadi di Samudera Pasifik Utara Halmahera.

“ Dikarenakan adanya siklon tropis mangkhut (935 hPa, max wind 95 kt) di Samudera Pasifik Timur Filipina hingga dampak utamanya yang dirasakan di wilayah Maluku Utara ialah meningkatnya kecepatan angin yang berdampak pada ketinggian gelombang di sejumlah wilayah,” ungkap Kepala BMKG Kota Ternate, Sulimin via Whatsaap, Kamis (13/9).

Kata dia, kondisi cuaca saat ini umumnya berawan-hujan lokal dengan potensi hujan sedang pada siang dan malam hari yang diprakirakan terjadi pada tanggal 16-17 September. Angin umumnya bertiup dari arah Tenggara-Barat Daya dengan kecepatan angin berkisar antara 5 -30 knots.

Karena itu, masyarakat nelayan dan pemilik kapal lebih berhati-hati baik melaut maupun bepergian. Sebab, angin kencang dan gelombang tinggi diperakirakan akan mulai berkurang pada tanggal 17 September nanti.

“ Kami imbau kepada masyrakat agar lebih-lebih hati-hati,”  tukasnya. (Mal/red).


Komentar

Berita Terkini