|

Pemkab Morotai Bakal Terapkan Pendidikan Wajib 16 Tahun

F Revi Dara

MOROTAI, BRN – Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Morotai untuk membangun generasi yang lebih lagi ke depan terus dilakukan. Komitmen guna meningkatkan mutu pendidikan di Pulau Morotai ini, Pemkab bakal menerapkan program wajib belajar enam belas (16) tahun. 

Pernyatan ini di sampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Morotai, F Revi Dara. Menurutnya, program pendidikan 16 yang bakal diterapkan itu dibiayai oleh pemerintah, mulai biaya masuk sekolah hingga tamat sekolah.

Tujuan pendidikan 16 tahun, kata dia, untuk meringankan beban orangtua yang dianggap tidak mampu untuk membiayai anaknya melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi. “ Jadi hitungan pendidikan 16 tahun itu mulai masuk Sekolah Dasar (SD), hingga dibangku perguruan tinggi,” kata Revi.

Revi mengatakan, langkah pendidikan belajar 16 tahun ini dilakukan untuk menekan angka minimnya lulusan sarjana di Morotai.  Selain itu, salah faktor pendukung untuk menykseskan program pendidikan 16 tahun harus di mendapat dukungan dari guru, terutama guru-guru yang bertugas di desa. Karena itu harus dilakukan sosialisasi program tersebut kepada seluruh guru, termasuk guru yang bertugas di desa. 

“ Karena peran guru sangat penting, untuk harus di sosialisasikan dulu kepada mereka. Kalau tidak ada kendala, program belajar 16 tahun bakal diterapkan di tahun 2019,” jabarnya.

Meski begitu, orang nomor satu di lingkup pendidikan dan kebudayaan ini menyentil soal menurunnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Morotai. 

Menurutnya, penyebab menurunnya IPM di Morotai berbagai faktor. Pertama, pendidikan, ekonomi, dan kesehatan. Ia mengaku saat ini IPM di Morotai turun diangka 58 persen jika dibandingkan kabupaten lain di Malut.

“ Di tahun 2018 ini Bupati kembali melakukan berbagai perbaikan sehinga IPM naik 3 persen. Ini merupakan tanggungjawab bersama untuk capai target yang diberikan,” imbuhnya. (Fix)
Komentar

Berita Terkini