|

Dua Napi Penuhi Syarat Terima Remisi

Kepala Bidang (Kabid) Bimbingan Bispa dan infokom, Nirhono. 

TERNATE, BRN – Bulan Kemerdekaan merupakan angin segar bari para narapidana atau warga binaan pemasyarakan. Di bulan iini, warga binaan akan berkesempatan mendapatkan remisi atau pengurangan masa tahanan, meski itu tidak semuanya. Seperti halnya terjadi di sejumlah Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Provinsi Maluku Utara.

Sebanyak 496 narapidana (napi) akan mendapatkan pengurangan masa hukuman sesuai putusan. Dari 496 napi yang diusul Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Provinsi Maluku Utara, khususnya kasus korupsi hanya dua orang napi mendapat remisi.

Kepala Kantor Kemenkumham Maluku Utara melalui Kepala Bidang (Kabid) Bimbingan Bispa dan infokom, Nirhono diruang kerjanya, Rabu (15/8) mengatakan, dari jumlah narapidana yang diusulkan dilakukan secara ketat termasuk membayar denda terlebih dahulu. “ Di Maluku Utara yang memenuhi syarat ada dua orang, karena kedua orang ini membayar denda serta syarat lainnya memenuhi,” katanya.

Nirhono menjelaskan, khususnya kasus korupsi, minimal menjalani masa hukuman 1/3 tahun baru bisa mendapatkan remisi. Misalnya masa hukuman 3 tahun, yang bersangkutan minimal menjalani 1 tahun masa hukuman.

Sekedar di ketahui, Untuk Lapas Klas II/A Ternate tercatat sebanyak 83 orang mendapat remisi, di Lapas Klas II/B Ternate 83 orang, Lapas Klas II Anak Ternate 4 orang, Lapas Perempuan Klas II Ternate 7 orang, Lapas Klas II B Tobelo 6 orang , Lapas Klas II B Sanana 74 orang, Lapas Klas II B Jailolo 34, Lapas Klas II B Weda 16, Lapas Klas II B Soasio 57 dan Rutan Cabang Labuha 73 Orang. (Shl)
Komentar

Berita Terkini