|

APBD Fiktif, Kadis Keuangan dan Ketua TAPD Lempar Tanggungjawab

foto ilustrasi 


MOROTAI, BRN - Setelah Polda Maluku Utara (Malut) mengambil alih kasus dugaan pemalsuan tandatangan anggota DPRD dalam dokumen APBD fiktif. Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) terlihat panik dan saling menyelahkan, ini terbukti, Sekertaris TAPD Abjan Sofyan enggan berkomentar seputaran APBD yang digunakan Pemkab saat ini.

 "Tanyakan langsung ke Kadis Keuangan, karena menyangkut dengan dokumen dan penganggaran keuangan yang lebih tau, "singkat Abjan sambungan telpon sembari mengarahkan, Senin (13/8/2018).

Sementara Kadis Keuangan, M Umar Ali juga mengelak dan lempar tanggungjawab seperti Abjan Sofyan.  Sebab Umar Ali yang juga berkapasitas sebagai anggota TAPD pasti mengetahui penggunaan APBD,  sayangnya saat dikonfirmasi prihal yang dimaksud, dirinya beralasan telah menggunakan APBD sesuai dengan prosedur yang berlaku.  "Yang jelas, kami gunakan APBD yang telah dibahas sesuai dengan tahapan dan mekanisme, "cetusnya.

Disentil APBD tertanggal 13 November yang digunakan atau APBD 24 Desember yang digunakan, dirinya lagi-lagi beralasan APBD digunakan sesuai prosedur. Bahkan, dirinya mengarahkan tanyakan ke ke Sekda, Muhammad M Kharie sebagai ketua tim TAPD dan Abjan Sofyan sebagai Sekretaris TAPD. "Soal dokumen APBD bukan ranah saya, kalau kalian tanya soal pencairan anggaran barulah itu ranah saya, "tutupnya. (Fix/red)

Komentar

Berita Terkini