|

Aniaya Polwan, IN Terancam 5 Tahun Penjara


Pengaiayaan: Pelaku penganiayaan terhadap Polwan dari Polda Malut insial M (33). Pelaku diketahui merupakan salah satu pegawai honorer di Kemenhub Kota Ternate. 
TERNATE, BRN - Seorang pegawai honorer Kementerian Perhubungan Kota Ternate inisial nama IN (31) terpaksa berurusan dengan Polisi. Berlakangan terungkap IN diketahui menganiaya salah satu anggota Polisi Wanita (Polwan) Polda Malut inisial M (33) berpangkat Brigpol di Kelurahan Tafure Kecamatan Ternate Utara, Rabu (22/8) kemarin sekira pukul 17.20 WIT.


Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat itu bermula M menjemput saudaranya Anti di kampus Intitut Agama Islam Negeri (IAIN) di Kelurahan Dufa-dufa Kecamatan Ternate Utara. Sesampainya di rumah Anti, tiba-tiba mendengar suara tangisan perempuan. Keduanya pun mencari tahu dari mana asal-asul suara tangisan itu berada. Alhasil, diketahuilah suara tangisan itu adalah inisial A (31) lantaran bentrok dengan pacarnya insial A.

Korban penganiayaan yang dilakukan IN (31). Akibatnya, Polwan yang berpangkat Brigpol  di Polda Malut ini mengalami luka di bagian atas alis mata dan mengeluarkan banyak darah.  
Untuk memastikan hal tersebut, reporter media ini mengkonfirmasi Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polres Ternate, AKP Roy B. Simangunsong. Dari hasil konfirmasi tersebut, Kabag Ops, AKP Roy menjelaskan sebelum terjadi bentrok, pelaku IN (31) sudah mengkonsumsi minuman keras (miras). Sementara korban penganiayaan yaitu M masuk kedalam kamar karena mendengar suara tersebut.

“ Mendengar suara itu kemudian korban masuk kedalam dan melihat kondisi yang terjadi, dari situ diketahui ternyata pelaku IN dan pacarnya A sudah lebih dulu konflik perkelahian. Karena melihat baju yang kenakan pacar pelaku sudah robek, korban pun memukul pelaku. Pelaku kemudian balik memukul korban di bagian jidat (testa) kanan atas sehingga mengakibatkan luka robek dibagian atas alis mata,” jelas Kabag Ops.

Karena mengelurkan banyak darah, kata Kabag Ops, korban kemudia berlari keluar rumah sambil berteriak minta tolong kepada warga setempat serta meminta bantu warga lain untuk memanggil ketua RT setempat. Sekira pukul 19.00 WIT korban menghubungi Polsek Ternate Utara untuk melaporkan kejadian tersebut sekira pukul 19.00 WIT.

“ Setelah kejadian, anggota Polsek langsung mengamankan pelaku di Polsek Ternate Utara, dan sekarang pelakunya sudah di amankan di Mapolres,” kata Roy.
Sedangkan untuk hukuman, AKP Roy mengataka pelaku dikenakan pasal 351 KHUP tentang penganiayaan dengan hukuman penjara di bawa 5 tahun. (Shl)
Komentar

Berita Terkini