|

Tolak Hasil Pleno, Saksi AGK-Ya Gugat ke MK

Ketua Tim Kemenangan AGK-YA, Asrul Rasyid Ichsan 
SOFIFI,BRN – Tim Pasangan Calon gubernur dan wakil gubernur malut nomor 3 AGK-YA, menolak keputusan hasil pleno yang dilakukan Komisi Pemlihan Umum (KPU), penolakan ini karena keberatan yang disampaikan saksi AGK-Ya tidak di tindaklanjuti. Olhneya itu akan di ajukan gugatan ke MK terkait pelanggaran yang terjadi di Kabupaten Sula, Taliabu, Morotai dan Halut.

Ketua Tim AGK-YA, Asrul Rasyid Ichsan kepada redaksi brindonews.com via handphone (7/7/2018) mengatakan alasan apa KPU dan bawaslu tidak mengakomodir keberatan yang disampikan,anehnya lagi keberatan tersebut diabaikan padahal nyata-nayata pelanggaran terjadi di Sula, Talibu, Morotai dan Halut.

Kata dia, meskipun pleno sudah selesai akan tetapi masalah pilgub malut belum tuntas sebab tahapan berikutnya di lanjutkan ke Mahkama Konstitusi (MK). “ data kami sudah siapkan, insyah allah hari Senin tanggal 9 Juni tim hukum akan mengajukan laporan ke MK.

Perlu di ketahui di Kabupaten Palau Taliabu terdapat keganjalan, dimana petugas KPPS melakukan pencoblosan surat suara sisa secara keseluruhan ke pasangan AHM-Rivai. Sedangkan surat suara AGK-YA dirusak, ini adalah pelanggaran pemilu.

“ Selain itu, ada juga pembukaan kotak suara yang tidak sesuai prosedur. Petugas KPPS meminta pemilih memberikan tanda khusus pada surat suara, juga petugas KPPS merusak lebih dari 1 suara, serta lebih dari satu orang menggunakan hak pilih. Ada juga tidak terdaftar di DPT namun ikut coblos. (tim/red)

Komentar

Berita Terkini