|

Sola Pinjaman Pemkab Halbar, Kejati Didesak Tangkap Bupati Halbar

Sejumlah mahasiswa yang mengatasnamakan Front Pemuda Peduli Halmahera Barat (Halbar) saat mengelar aksi unjuk rasa didepan kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Maluku Utara, Kamis (12/7)

TERNATE, BRN – Sejumlah mahasiswa yang mengatasnamakan Front Pemuda Peduli Halmahera Barat (Halbar) mengelar aksi unjuk rasa didepan kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Maluku Utara, Kamis (12/7). Kedatangan masa aksi menggunakan mobil truck dilengkapi sound sistem dan satu buah spanduk bertuliskan “Kejati Malut Segera Tangkap Bupati dan DPRD Halbar”.  

Mereka mendesak Bupati Dani Missy dan anggota DPRD Halbar segera ditangkap perihal pinjaman pemerintah Kabupaten Halbar senilai Rp 159,5 Miliar yang diduga anggaran tersebut di korupsi.

Koordinator Aksi, M. Idhan Bakir dalam orasinya mengatakan,  perkara tindak pidana yakni pinjaman senilai RP 159,5 Miliar terhadap Bank Pembangunan Daerah (BPD) Cabang Jailolo saat ini sudah ditangani Kejati. Meski begitu, peningkatan atau progres dari pada penangan perkara tersebut tidak menunjukan hal penting.    

 “ Praktek korupsi pinjaman Pemkab Halbar sebesar 159,5 Miliar ini cacat hukum (lnprosedural), karena tidak melalui mekanisme sebagaimana diatur,” teriak Idhar.

Pihak Kejati Malut saat menjelasakan prosedur  penanganan perkara ke masa aksi
Menurutnya, proses pinjaman antara Pemkab Halbar dan pihak bank itu tidak berlandaskan mekanisme dan terkesan ada kong kali kong sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) nomor 30 Tahun 2011 tentang pinjaman daerah. Selain indikasi kong kali kong, juga tidak melalui sidang paripurna DPRD Kabupaten Halbar.

Kasus yang digadang-gadang dalam proses penyelidikan dan beberapa kali dilakukan pemanggilan terhadap pihak-pihak terkait oleh Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Malut belum juga mem Malut belum juga memperlihatkan progres apa-apa.

“ Bukan  kita tidak percaya kepada penegak hukum dalam hal ini Kejati Malut, namun penanganan kasus korupsi pinjaman pemkab halbar ini sudah berlangsung lama,” ujarnya.

“ Untuk itu, pihak Kejati segera periksa dan tangkap Bupati Halbar  dan DPRD Halbar, sebab mereka secara terang terangan terlibat dalam kasus pinjaman dana senilai milyaran rupiah,” lanjutya. (Shl)
Komentar

Berita Terkini