|

MK Gelar Sidang Lanjutan 25 PHP Pilkada 2018

Fajar Laksono
TERNATE, BRN - Setelah pemeriksaan pendahuluan 70 perkara gugatan perselisihan hasil pemilihan (PHP) kepala daerah yang masuk ke Mahkamah Konstitusi (MK) pada 26 Juli kemarin, Mahkamah Konstitusi (MK) kembali mengadenkan menggelar sidang lanjutan dengan agenda mendengarkan keterangan pihak Termohon, Pihak Terkait serta Bawaslu dan Panwaslu.
“ Akan ada 25 perkara PHP yang akan disidangkan pagi ini,” kata Juru Bicara MK, Fajar Laksono di Jakarta, Selasa (31/7/2018).
Menurut Fajar, dalam persidangan kedua sengketa PHP ini MK akan terlebih dahulu meminta keterangan pihak Termohon yakni KPUD. Karena KPUD sebagai penyelenggara pilkada di daerah dan yang menetapkan hasil pilkada. sehingga MK perlu meminta keterangan dari KPUD, untuk mengimbangi dalil dari Pemohon.
“ KPUD sebagai pihak Termohon, tentu sangat penting untuk memberikan keterangan terkait penetapan hasil suara dan pemenang pilkada di daerah. Keterangan KPUD ini sangat penting untuk menyeimbangkan dalil dari Pemohon,” ujarnya seperti dilansir di cendananews.com.
Selain mendengar keterangan KPU sebagai pihak Termohon, lanjut Fajar, MK juga akan mendengar Pihak Terkait, yakni pasangan calon lain dalam pilkada. Selain itu, juga dari Bawaslu dan Panwaslu, sebagai lembaga yang mengawasi penyelenggaraan pilkada di daerah.
Lebih jauh, Fajar mengatakan, sidang kedua perkara PHP pilkada ini rencananya dimulai dari pagi hingga sore nanti, dipimpin tiga hakim Panel MK. Masing-masing Panel terdiri dari tiga hakim konstitusi.
“Sidang kedua dengan agenda mendengarkan keterangan Termohon, Pihak Terkait, Bawaslu dan Panwaslu ini, sama seperti sidang Pendahulu. Yakni, dipimpin oleh hakim Panel yang terdiri dari masing-masing tiga hakim konstitusi,” ungkapnya.
Fajar menambahkan, setiap persidangan dalam PHP ini, pihak KPU Pusat sebagai Termohon juga dihadirkan dalam setiap persidangan, untuk mendengarkan keterangan Pemohon, Pihak Terkait, Bawaslu, Panwaslu serta KPUD sendiri. (brn/cdn)
Komentar

Berita Terkini