|

KPU Temukan Bacaleg Ganda

Staf KPU Brebes menunjukkan dokumen pendaftaran bacaleg Sri Wahyuningsih. Foto: Imam Suripto/detikcom

BREBES, BRN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Brebes, Jawa Tengah, menemukan bakal calon legislatif (bacaleg) ganda. Itu menyusul KPU melakukan verifikasi kelengkapan dokumen syarat bacaleg.

Ketua KPU Brebes Muamar Riza Pahlevi menjelaskan, terungkapnya bacaleg ganda ini setelah verifikasi kelengkapan berkas setiap bacaleg yang didaftarkan partai politik (parpol). Bacaleg atas nama Sri Wahyuningsih diusung dua parpol berbeda, yakitu dari Partai NasDem dan Partai Golkar.

“ Tim verifikasi tadi sore menemukan adanya salah satu bacaleg yang dicalonkan oleh Partai Nasdem dan Partai Golkar. Ini jelas pelanggaran dan kami sedang berkonsultasi untuk menentukan langkah selanjutnya,” ujar Riza ditemui di kantor KPU Brebes, Jalan MT Haryono, Sabtu (21/7/2018).

Di Partai Golkar, Sri Wahyuningsih menempati nomor urut 5. Sedangakan di Partai NasDem menempati nomor urut 8. Dua parpol ini menempatkan bacaleg ini pada daerah pemilihan (dapil) VI Brebes meliputi Kecamatan Wanasari dan Bulakamba.

Ia mengatakan, dokumen persyaratan pencalegan Sri Wahyuningsih sudah hampir lengkap. Persyaratan ini dibuat tersendiri di masing masing partai pengusung. Sebagai contoh, SKCK dan surat keterangan tidak pernah menjalani hukuman pidana dari pengadilan negeri terlampir secara lengkap di dua parpol tersebut.

“ SKCK dan surat keterangan dari pengadilan untuk berkas pencalegan di Partai NasDem dibuat pada tanggal 6 Juli 2018. Sedangkan untuk Partai Golkar pada tanggal 16 Juli 2018. Semua dokumen itu asli, bukan copy-an,” ungkapnya seperti dilansir detik.com

Sri Wahyuningsih juga memiliki dua Kartu Tanda Aanggota (KTA) partai berbeda. Semua KTA ini dilampirkan terpisah sebagai dokumen syarat pencalegan. Surat pernyataan bakal caleg di masing-masing parpol dan ditandatangani di atas materai.

“ Di NasDem dan Golkar semuanya ada KTA. Dengan melihat kelengkapan dokumen yang semuanya asli, ada indikasi unsur kesengajaan. Ini akan kami proses secepatnya,” tegas Riza. (emis/ SIP/dtk)
Komentar

Berita Terkini