|

KNPI Gelar Sunatan Massal dan Bagi-bagi Santunan Anak Yatim Piatu

Ketua DPD I KNPI Malut, Thamrin Ali Ibrahin

TERNATE, BRN - Era globalisasi telah membuka mata kita untuk melihat ke masa depan yang penuh tantangan dan persaingan. Di era ini, organisasi kepemudaan dituntut untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) agar tidak tertinggal dari yang lain. Hal ini  seperti dilakukan organisasi kepemudaan seperti Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Maluku Utara.

KNPI Malut diketuai Thamrin Ali Ibrahim ini terus berupaya mendorong SDM di Malut. Berbagai upaya ini dilakukan agar SDM di Malut benar-benar siap menghadapi era globalisasi. Minggu (22/7) pagi tadi, KNPI Malut menggelar sunatan masal secara gratis dan bagi-bagi santunan kepada anak yatim-piatu bertempat di kebung cengkih Kelurahan Gambesi Kota Ternate Selatan. Dalam kegiatan ini, KNPI berkejasama dengan Kampong Melanesia Gambesi Kota Ternate Selatan.

Tamrin Ali Ibrahim mengatakan, tujuan dilakukannya kegiatan tersebut sebagai bentuk kegiatan sosial. Selain itu juga bertujuan mengembangkan potensi Sumber SDM yang ada di Maluku Utara (Malut). Sebab KNPI meyakini keterlibatan anak-anak dalam kegiatan seosial  mampu mengembangkan potensi SDM serta meningkatkan kualitas anak-anak sehingga sehingga setiap perkembangan jaman anak-anak mampu memfilter atau menyaring setiap permasalahan yang dihadapi nanti.

“ KNPI selalu melihat tingkat perhatian publik terhadap kegiatan sosial. Rendahnya perhatian itu membuat KNPI tetap mendorong kepada publik agar mengetahui model melaksanakan kegiatan sosial karena sangat membantu membangun potensi anak-anak,” terangnya.

Lanjutnya, salah satu visi terbesar KNPI adalah menyiapkan go to files. Mengingat agenda ini merupakan manifestasi yang harus digarap KNPI salah satunya aktifitas kepemudaan di Malut.

“ Sebagai bentuk tanggungjawab tersebut, pada bulan Agustus 2018 KNPI akan berkoordinasi dengan pemerintah Kota Ternate, Polres Ternate untuk membentuk sebuah gerakan yakni donor darah masal, gerakan bersih dalam memperingati hari kemerdakaan 17 Agustus mendatang,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan ini dapat dimaknai untuk dijadikan modal dan aset kepada anak-anak yang baru saja melewati sunatan itu. Dorongan lebih tingkatkan giat belajar sudah barang tentu menjadi modal dan aset utama bagi anak-anak kedepan. (brn).
Komentar

Berita Terkini