|

Kinerja Dispar Morotai Dipertanyakan

Nana Suryana Kharie
MOROTAI, BRN - Potensi paritawisata Pulau Morotai tak diragukan lagi. Ada bebrapa tempat wisata Morotai seperti pantai Dodola bahkan dikenal dikanca manca negara. Meski begitu, kinerja Kepala Dinas (Kadis)  Parawisata Pemkab Pulau Morotai, Nona Duwila patut dipertanyakan. Bagaimana tidak, target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dibebankan Pemkab senilai Rp 120 juta belum mencapai 50 persen. Hingga di bulan ke 7 (Tuju) pertengahan tahun 2018, Dinas Pariwisata (Dispar) baru mencapai Rp 16,2 juta. Itu artinya, Dispar Pulau Morotai harus bekerja lebih keras lagi untuk mencapai target yang tentukan.  

Kepala Bidan (Kabid)  Pendapatan Dinas Keuangan Pemkab Pulau Morotai, Nana Suryana Kharie saat dikofirmasi, Rabu (19/7) mengaku, total PAD yang ditargetkan Pemkab Morotai sebesa Rp 43,6 miliar. Dari sektor pariwisata senilai Rp 120 juta, namun hasil dibawah dari 50 persen dari target. “ Hitungannya per bulan Juni itu baru dicapai Rp 16,2 juta atau 16 persen. Masih kurang 84 persen lagi untuk capai target,” ujar Nana.

Kata Nana, dari sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD)  yang diberikan target untuk memgenjot PAD, yang paling besar adalah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)  Daruba, karena diberikan target sebesar Rp 14,7 miliar, disusul Dinas Perhubungan senilai Rp 500 juta.  “ RSUD baru capai Rp 3,7 miliar, sementara untuk Dishub baru capai 6,5 persen,” imbuhnya.

Lanjutnya,  hitungan PAD belum berada diangka final. Sebab, biasanya total PAD dapat diketahui angka pasti itu diakhir tahun. “ Jadi target PAD tercapai atau tidak,  tergantung ditangan SKPD,” cetusnya sembari berharap target PAD yang telah ditetapkan dapat terpenuhi. (Fix)
Komentar

Berita Terkini