|

Kejati Beberkan sejumlah Kasus Korupsi


Kantor Kejaksaan Tinggi
TERNATE, BRN - Selain merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhakti Adhyaksa yang ke 58 tahun ini, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Maluku Utara juga membeberkan sejumlah kasus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) yang ditangani Kejati.

Kepala Kejati Malut, Ida Bagus Nyoman Wismantanu mengatakan, sebanyak enam kasus tipikor tengah masuk tahap penyelidikan. Sebanyak dua perkara yaitu dugaan kasus korupsi jalan Sayong-Yaba Halmahera selatan yang dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum dan perumahan Raktay (PUPR) Malut dan dugaan penyimpangan penggunaan anggaran pada biro ekonomi Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi tahun 2017.

“ Dua perkara ini telah di tingkatkan ke tahap penyelidikan. Atas nama Rusma Ali Hasan sudah di tetapkan sebagai tersangka sekaligus dilakukan penahanan,” ungkap Ida, Senin (23/7/2018).

Sementara empat perkara dugaan tipikor lainnya juga masuk dalam tahap penyelidikan. Pertama, dugaan penyimpangan dana bank BPD Malut oleh Pemda Halmahera Barat (Halbar) tahun 2017, dugaan tipikor penyimpangan pajak kendaraan bermotor pada UPTD Samsat kota Ternate pada tahun 2017, serta dugaan tipikor penyimpangan penerimaan kendaraan bermotor pada UPTD Samsat Kepulauan Sula (Kepsul).

“ Dugaan penyimpangan penerimaan pajak pada UPTD Samsat Halbar juga masuh daftar penyelidikan,” tutur Ida.

Disentil berapa kerugian negara, dirinya mengungkapkan, akibat dugaan tipikor tersebut kerugian ditaksir mencapai Rp. 1,5 miliar. Hasil ini sesuai dengan pulih yang dilakukan Kejati di tahun 2017. (Shl)

Komentar

Berita Terkini