|

Cairkan Anggaran Bumdes Tanpa Sepengetahuan Bupati, Basri Diminta Bertanggungjawab

Bukti Pesan via Watshap 


MOROTAI, BRN - Anggaran program unggulan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes)  2017-2018 yang diusung oleh bupati, Benny Laos dan wakilnya, Asrun Padoma kembali bermasalah. Ini dibuktikan dengan pesan WahtsAap bupati,  Benny Laos terhadap mantan kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Basri Hamaya yang tersebar di media massa,  dimana Bupati pemerintahkan Basri mempertanggungjawabkan tindakannya yang telah mencairkan anggaran Bumdes.

Ini bukti kutipan pesan WhtsAap bupati dengan Basri Hamaya.  Basri segera ke mabes.. dan siapkan data untuk pertanggung jawaban dana BUMDES.. kenapa di lakukan diluar aturan yang sudah disepakati.. seluruh desa binaan saya perintahkan telusuri semua dana BUMDES yang cairkan Basri hamaya.. dana BUMDES di pakai untuk modal usaha desa, semua sistim belum ada..bangunan belum ada ..di cairkan dasar apa Basri???? Harap saudara pertanggung jawabkan semua segera.

Sementara, Basri Hamaya saat dikonfirmasi terkait persoalan yang dimaksud didepan kantor Bupati,  Rabu (24/7/2018) enggan memberikan tanggapan mengangkut persoalan yang terjadi. "Sudah saya sudah tau, apa yang ngoni mau tanya,  jadi nanti saja, "singkat Basri sembari meninggalkan awak media.

Terpisah Kepala DPMD, Nursina Kadir juga terlihat enggan menanggapi persoalan yang terjadi panjang lebar.  "Kalau soal ini saya no comen, "katanya.

Meski menolak berkomentar. Namun dia mengaku bakal turun langsung kelapangan untuk mencari tau langsung informasi tersebut.   "Jadi perlu saya tegaskan,  bahwa turun untuk lakukan penulusuran bukan berarti anggarannya bermasalah atau tidak,  tapi karena saya juga baru menjabat, untuk itu saya harus kelapangan untuk mencari tau langsung anggota Bumdes sudah terbentuk apa belum, "cetusnya.  (Fix)


Komentar

Berita Terkini