|

Bur-Jadi Ungguli Tiga pesaingnya

Suasana rapat pleno terbuka rekpitulasi oleh KPU Kota Ternate yang digelar di  Hotel Grand Dafam Ternate, Kamis (5/7). 

TERNATE, BRN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Ternate, Kamis (5/7) menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi perhitungan suara masing-masing pasangan calon gubernur dan wakil gubernur bertempat di Hotel Grand Dafam Kelurahan Jati Ternate Selatan.

Rapat pleno terbuka dipimpin langsung ketua KPU Kota Ternate Ismad Saupala didampingi 4 (empat) komisioner dan dihadiri saksi tiga pasangan calon yakni saksi AHM-Rivai, saksi Bur-Jadi, dan saksi AGK-YA. Rekapitulasi hasil pemungutan suara pemilihan gubernur wakil gubernur Provinsi Maluku Utara oleh KPU Kota Ternate itu pasangan nomor pemilihan 2, Burhan Abdurahman-Ishak Jamaludin (Bur-Jadi) tembus diangka 42.741 suara. Nominal angka tersebut membuat Bur-Jadi meraih perolehan suara tertinggi dari tiga pasangan calon lainnya yaitu, Ahmad Hidayat Mus-Rivai (AHM-Rivai), Abdul Gani Kasuba-M Al Yasin Ali (AGK-YA), dan Muhammad Kasuba-Madjid Husen (MK-Majhu).

Sementara paslon nomor urut 1 AHM-Rivai menempati posisi kedua dengan perolehan suara 20.091 suara, disusul paslon nomor urut 3 AGK-YA 14.905 suara, sedangkan pasangan MK-Majhu menempati posisi terakhir dengan jumlah perolehan 6.121 suara dari total seluruh suara sah yaitu 9.062. Sedangkan suara tidak sah sebanyak 186, dengan rincian suara sah ditambah dengan suara tidak sah (E+F) sebanyak 84.905 suara. Hasil rekapitulasi tersebut sesuai data dari 7 kecamatan di Kota Ternate dengan jumlah tempat pemungutan suara (TPS) sebanyak 312.

Saat dikonfirmasi media ini, ketua KPU Kota Ternate Ismad Saupala mejelaskan, suksenya kegiatan ini tidak terlepas dari usaha seluruh stakeholder terutama penyelenggara lapangan dari 7 kecamatan. Selain itu, Ismad juga mengapresiasi penuh kepada pihak keamanan yangmana telah mengawal agenda pemilukada sehingga dapat berjalan lancar dan damai.

“ Hasil pleno ini akan diantarkan ke KPU Provinsi Maluku Utara selambat lambatnya sebelum pleno KPU Provinsi di lakukan, selain itu dirinya juga mengatakan bahwa Terkait saksi paslon yang tidak bereksempatan hadir tersebut dokumennya tetap disampaikan pada forum pleno rekapitulasi tingkat KPU Provinsi karena itu kewajiban kami untuk menyampaikan dokumen saksi,” pungkasnya. (Mal/red)
Komentar

Berita Terkini