|

Berada di Jeruji Besi, AHM Menunggu Putusan MK

Ahmad Hidayat Mus Saat di Giring ke Tahanan KPK 


SOFIFI,BRN - Meskipun tersandung kasus koruspi dan sekarang mendekam di sel tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Ahmad Hidayat Mus calon gubernur malut akhirnya diputuskan menang pada pilkada Malut hal itu dibuktikan dengan rapat terbuka rekapitulasi hasil perhitungan suara tingkat Porovinsi yang dipimpin langsung ketua Komisi Pemilihan Umum pada Sabtu (7/7/2018) di kantor KPU, Sofifi.

KPU dinilai sepihak atas putusan tersebut, dimana keberatan yang disampikan Saksi Paslon nomor 3 AGK-Ya, akan tetapi tidak di respon, akibatnya masalah sengketa pilgub yang terjadi di Kabupaten Halut, Kepulauan Sula, Taliabu dan Morotai akan di giring ke MK untuk menentukan kebenara dibalik dari semua yang tersimpan.

Perlu diketahui pilgub maluku Utara tahun 2013 juga KPU menetapkan pasangan calon Ahmad Hidayat Mus dan Hasan Doa, akan tetapi saat di gugat ke Mahkama Konsitusi (MK) pasangan Abdul gani Kasuba dan M Natsir Thaib keluar sebagai gubernur dan wakil gubernur terpilih.

Apalagi dengan kondisi saat ini, hampir semua publik tahu bahwa AHM berada dibalik jeruri besi milik lembaga antirasua.

Ahmad adalah mantan Bupati Sula yang ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pembebasan lahan Bandara Bobong. Dalam gugatannya, Ahmad menilai bahwa alat bukti yang digunakan KPK adalah Ne Bis In Idem. Sebab ia pernah diproses hukum oleh penegak hukum lain sebelumnya.

Terkait kasus itu, Ahmad pernah lolos dari jeratan tersangka setelah praperadilannya di Pengadilan Negeri Ternate dikabulkan hakim beberapa waktu lalu. Berdasarkan hal tersebut, Ahmad menilai bahwa pengusutan kembali yang dilakukan KPK adalah Ne Bis In Idem.

Namun kemudian hakim Asiadi menegaskan bahwa alat bukti yang digunakan KPK dalam penetapan tersangka Ahmad adalah sah. "Alat bukti yang dimiliki termohon sah karena berbeda dengan alat bukti sebelumnya," ujar hakim tunggal Asiadi Sembiring saat membacakan putusan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, belum lama ini  yang diberitakan Kumparan (tim/red)  



Komentar

Berita Terkini