|

Bawaslu dan KPU Malut Dituding Tutupi Pelanggaran di Tiga Kab/Kota




Protes Keputusan KPU, Ketua DPD PDIP Maluku Utara Diusir keluar Ruangan Pleno 


SOFIFI,BRN - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Maluku Utara (Malut), diduga dengan terang-terangan menutupi pelanggaran Pemilu yang terjadi di tiga (3) Kabupaten-Kota di Provinsi Maluku Utara yakni, pulau Morotai, Taliabu dan Kepulauan Sula.
Keberpiakan bawaslu kepada salah satu kandidiat terlihat jelas dimana Bawaslu dan KPU tidak mengakomodir keberatan yang disampaikan Saksi AGK-Ya, ungkap Koordinator Tim Pemenangan AGK-YA, Muhammad Sinen, kepada sejumlah wartawan di kediamannya  Sofifi Sabtu (7/7/2018).

Menurut Muhammad Sinen, hasil keputusan sidang pleno rekapitulasi KPU yang memutuskan kemenangan AHM-Rivai belum merupakan suatu keputusan final. Sebab kemenangan itu tidak mencukupi 2 persen selisihnya 1 persen. Olehnya itu  kami akan membawa keputusan ini ke Mahkamah Konstitusi (MK) karena ini wajib.

" Memang ada sejumlah bukti pelanggaran yang kami miliki dan itu sudah siap untuk dilaporkan ke MK. Karenanya dari KPU dan Bawaslu kami sudah tahu mereka tidak mengambil kebijakan, maka lewat MK ini merupakan jalan terakhir kami," katanya.
 
Ketua DPD PDIP Saat Melakukan Protes Rekapitulasi Hasil Perhitungan Suara  
Ayah Erik, sapaan akrabnya, mengatakan, dari sejumlah pelanggaran dirinya meyakini Tim AGK-YA mempunyai harapan besar untuk meraih kemenangan. “ Itu karena sejumlah kecurangan - kecurangan yang terjadi di tiga Kabupaten/Kota ini sudah dikantongi cukup bukti serta, saksi-saksi yang sudah di karantina oleh tim hukum kami. dan ini kami siap untuk ke MK. katanya.

Dirinya mengimbau massa pendukung AGK-YA jangan terpancing dengan suasana saat ini. Bahkan, Tim AGK-YA juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh  rakyat Maluku Utara yang sudah memberikan dukungan kepada paslon AGK-YA dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Maluku Utara pada 2018 ini, dan lebih khususnya lagi kepada masyarakat Kota Tidore Kepulauan (Brn/red)

Komentar

Berita Terkini