|

Pangdam IV : Sinergitas TNI - Pesantren Untuk Menjaga Keutuhan NKRI


Silahturahmi kebangsaan Sinergitas TNI dalam menjaga keutuhan NKRI 
SEMARANG,BRN - Sebagai umat Islam harus paham bagaimana Islam yang sesungguhnya sebagaimana yang diajarkan Nabi Muhammad SAW. Islam itu penuh toleransi, Nabi sangat menghormati umat agama lain dan tidak pernah memaksakan umat agama lain untuk memeluk Islam. 

Hal tersebut disampaikan Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Wuryanto  pada acara silahturahmi Kebangsaan yang bertajuk  " Memperkokoh Silaturahmi dan Sinergitas TNI-Pesantren untuk menjaga keutuhan NKRI yang digelar di Pondok Pesantren Wali, Desa Candirejo, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Kamis (31/5/2018).

Menurutnya, kita (umat Islam) memang  terlahir dari lingkungan dan keluarga Islam. Lantas bagaimana dengan mereka yang lahir dari orang tua dan lingkungan non muslim, apakah mereka salah.
? tentu tidak salah. 

"Kita yang terlahir sebagai muslim yakin bahwa agama kita adalah yang terbaik. Demikian juga dengan mereka yang terlahir bukan muslim mereka  meyakini bahwa agama merekalah yang terbaik. Maka, disinilah letak pentingnya toleransi", ungkap Pangdam

Ia  mengajak kepada seluruh yang hadir untuk tidak mempunyai pemikiran yang sempit, sehingga memaksa masyarakat yang tidak seagama dengan kita untuk memeluk agama yang kita anut, sehingga toleransi dipertentangkan. 

Kata dia, selain acara silaturahmi kebangsaan yang TNI-Pesantren untuk Menjaga Keutuhan NKRI di pondok pesantren K.H Anis Maftuhin ini, juga dilaksanakan bazar minyak goreng murah yang di selenggarakan oleh Kodam IV/ Diponegoro di peruntukkan kepada masyarakat yang kurang mampu. 

“Bazar minyak goreng murah ini diperuntukkan bagi masyarakat yang memang betul-betul kurang mampu sehingga diharapkan bisa dapat membantu untuk menghadapi hari raya Idul Fitri”, ujarnya. 

Pada kesempatan tersebut Pangdam IV/Diponegoro juga memberikan bantuan kepada Pondok Pesantren Wali yang berupa Al Qur'an, dan sebaliknya dari Ponpes Wali memberikan cinderamata berupa satu buah buku ilmu pedoman Islam kepada Pangdam IV/Diponegoro.

Lanjut dia, turut hadir pada acara tersebut, Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Bakti Agus Fadjari, S.I.P., M.Si., Danrem 073/MKT Kolonel Inf Johny Pardede, Para Pejabat Kodam IV/Diponegoro, Bupati Semarang dr. Munjirin S.Pog, Ulama dan Umaro Desa  Candirejo, Masyarakat dan para santri. (Skt/S)
Komentar

Berita Terkini