|

ASN Terlibat Politik Praktis Bakal Ditindak Tegas

Ketua Panwaslu Morotai: Panwaslu tidak akan pandang buluh bagi ASN terlibat politik praktis

Ketua panwaslu morotai, Murjat Hi Untung
MOROTAI, BRN - H-1 proses pemungutan suara pemilihan kepala daerah (Pilkada) tahun 2018 yang dihelat 27 Juni besok, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Pulau Morotai mengimbau kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) agar tidak terlibat politik praktis pada pelaksaan pencoblosan. Hal ini disampaikan Ketua Panwaslu Kabupaten Pulau Morotai, Murjat Hi Untung, Selasa (26/6/2018).

Murjat menegaskan, bilamana terdapat ASN terlibat politik praktis, Panwaslu Pulau Morotai tidak segan-segan memproses sesuai prosedur yang berlaku. Hal ini dilakukan untuk menekan netralitas ASN saat pencoblosan. “ Jika kedapatan ada ASN yang terlibat politik praktis, kami tidak  segan-segan memprosesnya,” tegasnya.

Mmenurutnya, penidakan ASN terlibat politik praktis tertuang dalam Undang-Undang (UU) Nomor 10 tahun 2016 UU Pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur, Bupati/Wakil Bupati dan Walikota/Wakil Walikota. Juga diatur dalam UU  5 tahun 2014 Tentang ASN dan edaran Menepan nomor B/71/M.SM.00.00/2017 Pelaksaan Netralitas bagi ASN pada Penyelangaraan Pilkada Serentak tahun 2018, pemilihan legislatif 2019 dan Pilres.

“ Jadi aturan yang disebut yang menjadi dasar kami untuk menindak tegas ASN yang terlibat politik praktis,” cetusnya.

Kata dia, sejumlah langkah pencegahan telah dilakukan untuk mencegah ASN terlibat politik praktis. Sosialisasi sesama ASN menjadi langkah antisipasi serius Panwaslu, sehingga tidak ada saling mengajak untuk memilih calon tertentu. “ Panwaslu sudah menyurat ke Bupati agar menyampaikan langsung ke ASN untuk tidak melibatkan diri dalam politik praktis,” katanya sembari menegaskan,  Panwaslu tidak akan pandang buluh bagi ASN terlibat politik praktis, kami pastikan akan ditindak tegas. (Fix)
Komentar

Berita Terkini