|

Disperkim Ternate Sosialisai CPB BSPS 2018

Rizal Marsaoly

TERNATE, BRN - Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (Disperkim) Kota Ternate kembali mendapat kucuran anggaran senilai Rp. 5,4 Milyar untuk program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dan Pementasan Kawasan Kumuh Tahun 2018.

Kepala Disperkim Kota Ternate Rizal Marsaoly mengatakan, implementasi kawasan kumuh terbagi di 16 kelurahan dengan penanganan 61 hektar. “ 16 kelurahan tersebut terbagi mulai dari kelurahan Fitu sampai Tobololo dengan anggaran 5,4 Milyar untuk 267 unit rumah,” kata Rizal diruang kerjanya, Rabu (2/55/2018).

Rizal menjelaskan, mekanisme pelaksanaan BSPS diprioritaskan bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan rumahnya berstatus Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Dalam implementasi bantuan yang diberikan berdasarkan data dari lurah di tiap-tiap kelurahan yang disetorkan ke Disperkim.

“ Selanjutnya dilakukan verifikasi lapangan dan proses verifikasi terhitung mulai tanggal 2 Mei 2018 (hari ini) dan dilakukan secara bertahap. Untuk hari ini Fitu, Kayu Mera, Kalumata dan besok tiga kelurahan lagi dan seterusnya,” jelasnya.

Lanjut rizal, saat ini Disperkim tengah melakukan sosialisasi guna menyampaikan parameter bagi Calon Penerima Bantuan (CPB). Sebab menurutnya, dari data yang dimasukan masih bersifat sifatnya usulan.  Artinya, siapa yang nantinya di prioritas harus ada musyawarah atau urung rembuk dulu baru di kerjakan.

Selain 267 unit Rumah BSPS kata Rizal, Kota Ternate juga mendapat bantuan sebanyak 365 unit rumah dari Satuan Kerja (Satker)  SNVT sebagai Penyediaan Perumahan Provinsi Maluku Utara untuk Kecamatan Moti dan Hiri. “ Ada 365 Unit dimana Hiri kita dapat 125 KK sedangkan Moti 240 KK, penyebarannya disesuaikan dengan masing-masing Kelurahan,” tambah Rizal.

267 unit pembiayaan yang dianggarkan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) merupakan dana langsung ke Disperkim, sedangkan 365 unit bersumber dari Satker SNVT Malut. Dengan demikian jumlah secara keseluruhannya adalah 632 untit untuk Kota Ternate.

“ Semoga proses verifikasi yang sedang dilakukan bisa berjalan dengan lancar dan dari dua sumber pembiayaan kawasan kumuh ini, pemkot ternate bisa menuntaskan nawacita dari presiden Joko Widodo-Jusuf Kala (Jokowi-JK),” harapnya.  (tim brn)
Komentar

Berita Terkini