|

Bur-Jadi dan AHM-Rivai Diminta Lepas APK di Zona Terlarang

Ketua Panwalu Kota Ternate Rusly Saraha

TERNATE,BRN – Tim sukses pasangan calon Gubernur dan wakil gubernur Burhan Abdurahman dan Ishak Djamaludin (Bur-Jadi) Ahmad Hidayat Mus dan Rivai Umar (AHM-Rivai) diminta mencopot Alat Peraga Kampanye (APK) disetiap zona terlarang. Pasalnya kedua kandidat ini dinilai tabrak aturan sebab memasang APK dan foto presiden di setiap pepohonan, tiang listrik, bahkan di taman Kota.

Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslu) Kota Ternate Rusly Saraha kepada reporter brindonews Senin (14/5/2018) mengatakan Panwas Kota Ternate sudah menyurati tim kandidat masing masing calon yakni Bur-Jadi dan AHM-Rivai agar segera mencopot APK di zona terlarang sebab tidak sesuai dengan peraturan walikota    

“ Kami secara kelembagaan juga suda siap untuk menindaklanjuti admistrasi untuk kategori penggunaan photo presiden sekaligus dengan alat praga yang tidak sesuai dengan ketentuan sekali lagi APK tidak diperbolehkan untuk dipasang di setiap taman-taman kota,” tegasnya.

Meurutnya, Kami suda menyurat ke tim Ahmad Hidayat Mus  dan Tim H Burhan abdurahman agar melakukan penertiban di setiap titik-titik yang dilarang karena dalam  PKPU No 4 tahun 2007 pasal 29 ayat 3 itu suda jelas bahwa alat praga tidak boleh di pasang di pepohonan dan  di ikat di tiang listrik atau d lokasi taman yang mencamtumkan photo presiden maupun wakil presiden karena itu di anggap merusak estetika dan ke indahan kota,

Lanjut dia, terkait sangsi administrasi kedua kandidat itu wilayah KPU dan Panwas secara internal hanya mengutus agar menindalanjuti sebagai penyeleggara administrasi. Untuk kewenangan untuk memberikan sangsi itu dari KPU. (Ind)

Komentar

Berita Terkini