|

Warga Kelurahan Kampung Makasar Timur Kembali Berduka

Puluhan Rumah Warga Kelurahan Kampung Makasar Ludes Terbakar


TERNATE, BRN  Warga Kalurahan Kampung Makasar Timur kembali berduka akibat tempat tinggal mereka di lahap si jago merah. Kejadian ini sebelumnya pernah terjadi pada tahun 2009 silam yang menghanguskan sekitar 300 rumah warga setempat. Kali ini kembali terjadi dan puluhan rumah warga ludes terbakar, Rabu(18/4/2018) malam hari berkisar pukul 00.25 WIT. Puluhan rumah milik warga  RT 3 dan 4 lingkungan Lelong  Kelurahan Kampung Makasar tidak bisa terselamatkan.
   
Informasi di himpun reporter brindonews.com, api berawal dari RT 04 RW 02 yang tak jauh dari rumah milik Sunarto. Akibat kencangnya tiupan angin dan kebanyakan rumah yang semi permanen membuat kobaran api begitu cepat menjalar ke rumah-rumah tetangga. Api berhasil dipadamkan setelah petugas kebarakan menerjunkan 7 unit mobil kebakaran sekira pukul 02. 29 WIT dinihari dan tiga unit Water Canon milik Polisi .

Salah satu korban korban kebarakan, Nurhijra mengatakan, saat itu dirinya mengikuti sosialisi pilgub di kantor lurah, sepulangnya dari kegiatan langsung beristirahat. Tak lama kemudian mendengar teriakan kebaran dari warga sekitar dan langsung bergegas keluar rumah.  

“ Pulang dari kantor lurah saya langsung tidur, 10 menit kemudian ada teriakan kebarakan dari tetangga. Saya langsung membangunkan anak-anak untuk mengamankan diri dan menyelamatkan berkas-berkas penting seperti ijazah” ucapnya dengan nada sedih sembari memperkirakan kurang lebih 30 rumah terbakar hangus,“ ucapnya.

Polis dan Petugas Pemadam Kebakaran Mencoba Memadamkan Api 
Senada juga disampaikan Ramla Abdullah, mengatakan, tidak tahu persis sumber kebakaran. “  Tidak tahu, namun dari teriakan warga katanya sumber api dari RT 04 RW 02,” ucapnya.

Sementara itu, lurah Kampung Makasar Timur, Nahrul Zakri mengakui dirinya tak berada di tempat kejadian dan hanya mendapat informasi dari RT. “ Memang saya tidak ada di tempat, saya dengar informasi dari pak RT bahwa ada terjadi kebakaran,” akunya.

Nahrul belum mengetahui berapa banyak rumah warga yang terbakar, namun dirinya memastikan paling lambat Kamis (19/4) hari ini sudah mengantongi data kebakaran. “ Belum tahu ada berapa rumah yang terbakar, hari ini itu sudah data berapa rumah terbakar karena malam hari, selain itu juga warga yang rumahnya terbakar akan di sediakan posko sementara” tuturnya. 

Terpisah, Kapolres Ternate, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Juanda Azhari membenarkan adanya peristiwa kebakaran. Dirinya belum mengetahui pasti sumber kebakaran dan berapa jumlah rumah warga yang hangus terbakar. “ Kita belum tahu, karena tujuannya hanya memadamkan api,” katanya.

Kapolres mengaku kejadian tersebut diketahui setelah ada informasi dari warga. Pasca mendengar informasi tersebut pihaknya langsung menerjunkan dua unit water canon guna memadamkan api. “ Dua unti water canon langsung di kerahkan di tempat kejadian, ditambah 1 unit water canon dari Polda. Sementara dari Damkar sebanyak 4 unit,” terangnya. (brn/tim).

Komentar

Berita Terkini