|

Prestasi AGK di Bidang Pendidikan


Abdul Gani Kasuba, Lc
SOFIFI, BRN -  Pemerintah Provinsi Maluku Utara dibawa kepemimpin Gubernur Maluku Utara KH. Abdul Ghani Kasuba meraih seabrek prestasi dan penghargaan yang diberikan Pemerintah Pusat dalam kurung waktu tiga tahun.

Gubernur Malut Abdul Ghani Kasuba (AGK) selama memimpin Maluku Utara sangat peduli pendidikan di Maluku Utara, buktinya Pembangunan atau kegiatan Bidang Pendidikan yang dilaksanakan pada tahun 2014-2017. Di mana kerjasama Pemerintah Provinsi Maluku Utara dengan Perguruan Tinggi baik Negeri maupun Swasta di Provinsi Maluku Utara juga terbilang berjalan baik. 

Kerjasama  yang dilakukan Pemprov Malut dalam bentuk dukungan sarana dan prasarana, bantuan/hibah serta kajian dan penelitian serta pemberian beasiswa kepada mahasiswa/i yang tidak mampu dan berprestasi.

Karenanya, Pemerintah Provinsi Maluku Utara dibawah kepemimpinan Gubernur KH.Abdul Gani Kasuba, telah memberikan beasiswa yang disebut “Beasiswa Kie Raha” kepada Mahasiswa Maluku Utara yang menempuh pendidikan ditingkat Diploma, Sarjana, Magister, Doktor, dan Tugas Akhir Study, seperti antara lain pada tahun 2015 dan 2016 bantuan beasiswa yang diberikan Pemprov Maluku Utara yakni Diploma dan S1 Tahun 2015 sebanyak 414 orang, 1.300 orang di Tahun 2016, Magister (S2) 160 orang Tahun 2015, 200 orang di Tahun 2016. Doktor (S3) 62 orang Tahun 2015 dan 100 orang di Tahun 2016.

Dengan Begitu,  Gubernur Maluku Utara KH. Abdul Ghani Kasuba juga mendorong pembentukan Fakultas Kedokteran di Universitas Khairun Ternate sekaligus membangun gedung Fakultas Kedokteran yang saat ini sedang dalam tahap pekerjaan.

Selain itu juga, Angka Partisipasi Sekolah (APS) yang menunjukan tingkat partisipasi sekolah berdasarkan kelompok umur, dihitung dari proporsi dari semua anak yang masih sekolah terhadap penduduk pada kelompok umur tertentu. Makin tinggi angka APS menunjukkan makin tinggi peluang dalam mengakses pendidikan.

Di mana, APS Penduduk Maluku Utara Tahun 2016 pada kelompok umur 7-12 sebesar 99,14 persen dan APS 13-15 tahun sebesar 96,90 persen, menunjukan tingginya partisipasi masyarakat pada wajib belajar 9 tahun.  APS umur 16-18 tahun pada 2014 sebesar 69,04 persen naik menjadi sebesar 75.58 persen dan APS pada usia 19-24 terlihat makin meningkat penduduk Maluku Utara yang mengakses pendidikan tinggi, yaitu dari 26,42 persen pada tahun 2014 meningkat menjadi 31,75 persen.  Performa APS Provinsi Maluku Utara masih lebih baik bila dibanding capaian Nasional.

Sementara Kebijakan di bidang Pendidikan Dasar sesuai amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, pendidikan dasar menjadi urusan pemeritahan kabupaten dan kota. Namun, untuk tingkatan SD/MI, rata rata setiap sekolah melayani 130 siswa, rata-rata jumlah guru pada setiap sekolah 9 guru, dan rata-rata setiap guru melayani 15 siswa.  Untuk tingkatan SMP/MTs, rata rata setiap sekolah melayani 131 siswa, rata-rata jumlah guru pada setiap sekolah 13 guru, dan rata-rata setiap guru melayani 10 siswa. Akan tetapi, melihat ketersediaan guru dan sekolah yang ada, tingkat pelayanan cukup baik.  Hal ini dapat dilihat dari capaian Angka Melek Huruf APK, APM, dan APS yang cukup baik sebagaimana yang telah diuraikan dalam aspek kesejahteraan sosial. Yang perlu ditingkatkan adalah kualitas sekolah dan kualitas guru serta penyebarannya pada setiap sekolah. (tim brn)

Komentar

Berita Terkini