|

Polres Morotai Dalami Kasus Tandatangan Palsu Anggota DPRD Dalam Dokumen APBD

Wakil ketua DPRD Morotai, Rasmin Fabanyo

MOROTAI, BRN - Polres Pulau Morotai terus mendalami kasus dugaan pemalsuan tandatangan dalam dokumen Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) induk tahun 2018, milik anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Dari data yang dikantongi reporter Brindonews.com, Rabu (4/4/2018),  para anggota DPRD yang dipanggil guna dimintai keterangan, terkait persoalan tandatangan palsu milik anggota DPRD dalam dokumen APBD, yakni wakil ketua DPRD Rasmin Fabanyo, Antasari Alam, Ajudin Tanimbar, Mic Bill Abd Aziz, Marhaban Safi, Bahrudin Burhan dan sejumlah anggota DPRD lainnya. Hanya saja, para anggota DPRD yang dipanggil belum penuhi undangan untuk memberikan keterangan seputar kasus tersebut.

Wakil ketua DPRD Morotai, Rasmin Fabanyo saat dikonfirmasi membenarkan, bahwa mereka telah memenuhi dipanggil dari pihak Polres. Namun, belum dapat penuhi panggilan Polres, karena masih berhalangan. " Iya saya juga dipanggil, tapi belum sempat hadir karena masih berhalangan, rencana hari jumat baru hadir, "singkatnya.

Terkait pemanggilan terhadap anggota DPRD,  Kapolres Morotai AKBP Michael Sitanggang juga tidak menampik adanya pemanggilan terhadap anggota DPRD terkait kasus dugaan pemalsuan tandatangan palsu itu. “ Kita panggil mereka (anggota DPRD) sebagai saksi yang mengetahui dan mengalami,” tegasnya. (Fix/brn)
Komentar

Berita Terkini