|

Pemkab Morotai Hibahkan Lahan Bermasalah

Wakil Bupati Morotai,Asrun Padoma 


MOROTAI,BRN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Morotai diduga telah melakukan hibah tanah belasan hektar lahan milik sejumlah  masyarakat untuk TNI Angkatan Darat (AD) untuk pembangunan batalion terpadu.

Sayangnya tanah yang terletak di ujung Desa Sangowo, Kecamatan Morotai Timur (Mortim) itu bermasalah lantaran tidak dilakukan pembebasan lahan alias pembayaran lahan kepada pemilik tanah. Akibatnya pemilik lahan memprotes kebijakan Pemkab yang melakukan pembebasan lahan tersebut. 

Ahli waris, Sibli Tanimbar yang didampingi ayah dan sejumlah keluarga lainnya sebagai ahli waris tanah lantas mempertanyakan dasar pemberian hibah tanah kepada TNI AD itu menggunakan aturan apa. " Jika benar tanah di Sangowo itu sudah dihibahkan ke pihak TNI, maka Bupati (Benny Laos) pakai dasar apa untuk serahkan surat hibah itu, "ucapnya, Kamis (18/4/2018).

Dia mendukung pembangunan kantor terpadu TNI. Namun, proses penyelesaian tanah hibahnya harus sesuai prosedur yang berlaku. "Kami rela untuk berkorban, bahkan nyawa sekalipun kami siap, tapi kalau soal tanah itu telah dihibahkan lalu tidak sesuai prosedur maka patut dipertanyakan, misalnya tanah itu dibayar ke siapa, atau sudah dihibahkan dalam bentuk pinjam pakai atau bagaimana, harus jelas sehingga pihak keluarga pemilik tanah juga tahu soal status tanah itu, "imbuhnya.


Dia lantas kembali menegaskan bahwa tanah di ujung Desa Sangowo itu milik 3 Keluarga didalamnya itu Kurung dan Tanimbar. Dengan begitu, jika tanah itu sudah dibebaskan maka sudah pasti akan diketahui oleh seluruh keluarganya."Jika sudah dibebaskan, maka sudah pasti ayah saya dan keluarga lainnya pasti tahu itu, saya juga contohkan jika kita punya sebidang tanah, tiba-tiba diambil oleh orang, bagaimana rasanya," kesalnya.

Karena menggap hibah yang dilakukan tidak sesuai prosedur, dia meminta Bupati  segera melakukan klarifikasi terhadap status tanah tersebut sehingga pihak keluarga pemilik tanah juga mengetahui status tanah yang sudah dihibahkan tersebut.

Terpisah, Wakil Bupati Morotai, Asrun Padoma ketika dikonfirmasi mengaku surat hibah yang sudah ditandatangani oleh Bupati Benny Laos dan Danrem itu sudah dikembalikan ke Pemkab Morotai."Waktu itu yang tertulis permohonan merevisi ulang tanah hibah ke batalion, surat hibahnya yang dikembalikan di tujukan kepada Bupati, tapi karena Bupatinya tidak ada makanya dikasih ke saya, dan saya sudah kasih ulang ke pak Bupati,"singkatnya. (Fix/red)



Komentar

Berita Terkini