|

KPU Malut Gelar Sosialisasi Pemilih Pemula

H. Buchari Mahmud
TERNATE, BRN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Maluku Utara saat tengah fokus sosialisasi terkait pemilu partisipatif kepada pemilih pemula. Agenda sosialisasi ini KPU bekerja sama dengan Fakultas Hukum Univesita Khairun (Unkhair). Sosialisasi yang dihadiri Ketua Bawaslu Mlaut, Muksin Amrin, Devisi Hukum dan Pengawasan KPU Malut, Buchari Mahmud serta dekan Fakultas Hukum Unkhair, Jamal H Rasid itu dilangsungkan di ruang Video Conference (Vicom) Unkhair Ternate Kelurahan Gambesi Ternate Selatan, Senin (30/4/2018).

Devisi Hukum dan pengawasan KPU Malut, Buchari Mahmud usai menggelar sosialisasi mengatakan, kerjasama antara KPU Fakultas hukum itu dengan tujuan peningkatan partisipasi pemilih. Karena menurutnya, sosialisasi pemilu partisipasif sangat penting bagi pemilih pemula.

Pemilih pemula harus didorong untuk menjadi pemilih yang cerdas dalam menggunakan hak suara. Pemilih pemula harus tahu bagaimana mencoblos partai politik atau calon secara benar dan tepat agar suara mereka menjadi sah sesuai peraturan dalam pemilu. Pemilih pemula juga perlu diperkenalkan dengan nilai-nilai demokrasi di balik proses pemilu. Artinya, antusias untuk memilih saja tidak cukup jika antusiasme untuk memilih ini tidak diimbangi dengan pengetahuan dan kesadaran untuk menggunakan hak pilih secara tepat dan berintegritas.

“ Sekarang di kampus juga menghadirkan pemilih pemula. Memang sebagiannya sudah pernah memilih, tapi banyak yang belum pernah memilih dan ini kesempatan KPU untuk mengenalkan tata cara pungutan suara sehingga mereka dapat memahami,” urai Buchari.
Selain kerjasama dengan fakultas hukum kata Buchari, KPU juga berkerjasama dengan ormas-ormas di tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota yang ada di Malut. Karena tiba hari pelaksanaannya, pemilih datang di Tempat Pemungutan Suara (TPS) harus pemilih yang sudah terdaftar didalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan membawa surat panggilan atau undangan disertakan Kartu Tanda Penduduk (KTP). 

KPU terus berupaya meningkatan partisipasi pemilih khususnya Kota ternate. Berdasarkan data pemilukada tahun 2015 tercatat partisipasi terakhir sebanyak 58 persen dari total pemilih di kota ternate yang menggunakan hak pilihnya, sedangakn yang tidak memilih sebanyak 42 persen. KPU berharap dengan adanya soaialisasi ini partisipasi semakin meningkat dan terus mendorong bagi pemilih pemula agar segera dapat menggunakan hak pilihnya.

“ Insya Allah di tahun 2018 ini partisipasinya semakin baik, apalagi kita punya basis data yang semakin baik untuk di beberapa DPT tahun kemarin,” terangnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Hukum Jamal H Rasid mengatakan, sosialisasi ini dalam rangka memberikan pemahaman atau menggenjot pemilih pemula untuk  memberikan motivasi khususnya mahasiswa dan stekholder lainnya, sehingga mereka dapat memahami dan memberikan yang terbaik dalam pemilukada lebih baik. Kampus tentu memiliki tanggungjawab mengawal demokrasi khususnya Maluku Utara karena nilai domokrasi merupakan ikon paling utama.

Lanjutnya, tahapan pemilukada sangat penting dan pemilih pemula harus tahu bagaimana menyalurkan haknya secara benar. Sosialisasi ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman tentunya, meski mereka tergolong mahasiswa, namun pengetahuan tentang pemilu pemulah masih kurang. Melalui kerjasama dan pelaksanaan sosialisasi ini mereka diharapkan dapat memberikan kontribusi yang terbaik bagi demokrasi dan dapat menyampaikan kepada masyrakat dimana mereka tinggal bahwa pentingnya pemilu dalam proses demokrasi. (Ind/red)
Komentar

Berita Terkini